TANTRUM - Seluruh kegiatan peningkatan ekonomi di masyarakat terutama di Purbalingga, akan didukung penuh oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui hasil riset dan inovasi teknologi.
Menurut Direktur Pemanfaatan Riset dan Inovasi Pada Kementerian/Lembaga, Masyarakat, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) BRIN Dadan Nugraha mengatakan, otoritasnya membuka lebar pintu kerjasama dengan berbagai pihak.
Dadan menegaskan kerjasama itu tidak hanya antar lembaga atau perguruan tinggi, bahkan masyarakat luas pun dapat menggunakan fasilitas riset yang ada di BRIN.
"BRIN juga baru saja menyelesaikan Fasilitas Riset Pangan di Gunung Kidul, Yogyakarta. Yang diresmikan langsung oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin pada April lalu. Lab ini akan ditujukan sebagai rujukan riset halal di Indonesia," ujar Dadan ditulis Selasa, 14 Juni 2022.
Tentunya fasilitas ini juga bisa digunakan oleh pelaku UMKM khususnya di Purbalingga. Gunanya kata Dadan, untuk mengetahui apakah ada indikasi kandungan bahan yang tidak halal dalam produknya.
Dadan mengatakan BRIN saat ini memiliki program Rumah Kemasan yang bisa bekerjasama baik dengan pemerintah daerah maupun swasta.
Rumah ini memiliki konsep sebagai sentra pengemasan yang mampu mengakomodir kebutuhan kemasan UMKM pada daerah tertentu.
“Konsep sentra pengemasan yang digunakan bersama akan lebih efisien dari segi modal dan perawatan dibandingkan setiap UMKM harus memiliki teknologi pengemasannya sendiri-sendiri,” ucap Dadan.
Dirinya berharap, BRIN dapat membangun Rumah Kemasan di kawasan Purbalingga, setelah sebelumnya telah membangun di daerah Yogyakarta sebagai program percontohan.
Itu dikatakan Dadan saat acara Bimbingan Teknis Pengemasan Produk UMKM di Ballroom Hotel Braling, Kabupaten Purbalingga, akhir pekan lalu.
Sebelumnya Anggota Komisi VII DPR RI Rofik Hananto berharap kepada para periset BRIN untuk menciptakan inovasi guna meningkatkan nilai jual produk pelaku UMKM.
“Ini yang saya harapkan dapat diajarkan oleh para periset dari BRIN kepada para pelaku UMKM di Purbalingga. Sehingga mampu meningkatkan nilai jual produk. Dengan pengemasan yang modern dan menarik, saya yakin apabila dijual di Jakarta dan marketplace, harganya bisa naik tiga hingga lima kali lipat,” ucap Rofik.
Rofik mengungkapkan, salah satu faktor yang dapat meningkatkan nilai jual produk UMKM adalah packaging atau kemasan.
Dengan kemajuan teknologi pengemasan saat ini, kemasan tidak hanya berfungsi membuat produk bertahan lebih lama, namun juga mampu membuat tampilan lebih menarik.
Berita Terkait
-
Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam
-
Fenomena AI Slop: Mengapa Poster UMKM Makin Seragam dan Bikin Kita Bosan?
-
Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah, Solusi Efisiensi atau Malah Berisiko?
-
Mengapa Klasifikasi Ojol Sebagai UMKM Jadi Kunci Akses Modal Tanpa Jaminan?
-
Inovasi Fintech Berubah Jadi Gerakan Lari dan Pemberdayaan UMKM
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana