TANTRUM – Warga Kota Cimahi diminta tetap waspada terhadap potensi penularan Covid-19. Apalagi kini masih ada warga yang tercatat masih positif terpapar virus tersebut.
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 di Kota Cimahi menyatakan saat ini Kota Cimahi menyandang status Pemberlakuan Penerapan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 berdasarkan Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terbaru.
Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Kota Cimahi, Asep Bachtiar mengatakan, dengan PPKM Level 1 ini memang semua kegiatan lebih dilonggarkan lagi. Seperti kapasitas yang sudah diperbolehkan full atau 100 persen.
"Level satu ini berdampak terhadap berbagai kegiatan, yang bisa berjalan dengan kapasitas 100 persen," ujar Asep, dikutip Jumat (17/6/2022).
Meski begitu, Asep mengimbau warga agar tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) dalam melakukan berbagai kegiatan seperti menggunakan masker dan mencuci tangan. Khususnya ketika berada ditengah-tengah keramaian.
Apalagi di Kota Cimahi jumlah warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 kini bertambah. Pada tanggal 13 Juni, kasusnya hanya menyisakan 3 orang saja. Namun hari ini, jumlahnya menjadi 8 orang yang terkonfirmasi positif.
"Prokesnya tetap harus dijalankan meskipun dalam Inmendagri sudah 100 persen. Kita sekarang statusnya masih pandemi," imbuh Asep.
Dirinya melanjutkan, Satgas Penanganan COVID-19 dari mulai tingkat kota hingga kelurahan masih aktif untuk melakukan penanganan pandemi COVID-19 sesuai tugas dan fungsinya yang tercantum dalam aturan PPKM Level 1.
"Memang iya (terkendala) tapi tetap ini jadi bagian pekerjaan kami untuk mengendalikan kegiatan masyarakat yang disesuaikan dengan Inmendagri," katanya.
Berita Terkait
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Dharma Pongrekun: Virus Nipah Datang dengan Kepentingan!
-
Dharma Pongrekun Kritik Respons Pemerintah soal Virus Nipah: Hanya Mengikuti Alarm Global!
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
-
Respons Pep Guardiola Soal 4 Pemain Man City Puasa Ramadan Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
Keluarga Virgoun Respons Kabar Lindi Fitriyana Hamil di Luar Nikah
-
Di Antara Seteguk Air dan Sebutir Kurma
-
Cari HP Budget 5 Jutaan? Ini 5 HP Spek Flagship Paling Masuk Akal
-
5 Rekomendasi Toner untuk Melembapkan Wajah yang Kering Selama Puasa
-
Membangun Fondasi Masa Depan, BGN Fokus Intervensi Gizi di Dua Titik Kritis Anak
-
KPK Geledah Rumah Eks Pj Sekda Pati, Dalami Kasus Suap Jabatan Desa yang Jerat Sudewo
-
Sulit Tembus Skuad Utama, Elkan Baggott Didesak Tinggalkan Ipswich Town Musim Depan
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi