TANTRUM - Bank Indonesia telah memperkenalkan BI-Fast, yang merupakan salah satu inisiatif yang menjadi bagian dari Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025 guna mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif.
Sebagai inisiatif nasional, BI-Fast merupakan game changer menyambut perkembangan transaksi digital saat ini, termasuk untuk memfasilitasi transaksi cross border ke depan.
Meningkatkan transaksi layanan ini, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memberikan cashback biaya admin 100 persen untuk nasabah yang melakukan transfer melalui fitur Bank Indonesia Fast Payment (BI-Fast) di BNI Mobile Banking.
"Melalui program ini, BNI turut mendorong edukasi dan promosi kepada Nasabah terkait BI-Fast, sehingga semakin banyak masyarakat yang paham dan menggunakan BI-Fast sebagai pilihan transaksi transfer dana," kata Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati di Jakarta, Sabtu (25/6).
Ia mengatakan, BNI sebagai lembaga keuangan yang unggul, berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Nasional dan memperkuat ketahanan Sistem Pembayaran Ritel Nasional melalui optimalisasi pengiriman dana menggunakan kanal BI-Fast untuk menjadi favorit pilihan nasabah setia BNI.
Selama program ini berlangsung, nasabah atau User BNI Mobile Banking yang melakukan transaksi Transfer melalui BI-Fast BNI Mobile Banking akan memperoleh cashback biaya administrasi.
Per Nasabah berhak mendapatkan cashback maksimal 4 kali selama periode program itu berjalan atau maksimal Rp 10.000. Kemudahan program ini dapat dinikmati Nasabah mulai dari tanggal 17 Juni-30 September 2022.
Adapun kuota program transaksi BI-Fast yaitu untuk 1.000 nasabah pertama per hari yang melakukan transaksi BI-Fast dan program tersebut merupakan wujud BNI dalam mendukung reformasi digitalisasi infrastruktur sistem pembayaran (SP) ritel oleh BI yang ke depan kian efisien, dalam bertransaksi ekonomi.
"Secara end-to-end untuk nasabah, BNI siap mengakselerasi pembayaran yang lebih cepat, murah, aman, dan andal tersebut melihat fitur BI-Fast yang digadang menjadi backbone infrastruktur SP ritel masa depan," katanya.
Baca Juga: Jamaah Haji Diminta Bayar Dam Lewat Bank Resmi Arab Saudi
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Lengkap! Biaya Kuliah Kedokteran Undip Setara Motor hingga Mobil, Ini Rinciannya
-
Sok-sokan Edukasi Bahaya Martabak Manis, Steven Wongso Disentil Balik soal Steroid
-
Estimasi Kuliah Kedokteran UGM 2026 Tembus Ratusan Juta, Setara Harga Mobil SUV?
-
Tragis! Karnaval Sound Horeg di Pati Makan Korban Jiwa, Ini 5 Fakta yang Terungkap
-
5 Sepeda Lipat Lokal Terbaik di Indonesia, Murah sampai Mewah Sesuai Bujet
-
Sinergi Pengusaha dan Pengelola Dapur, APPMBGI Sulsel Siap Dukung Program Nasional
-
Demo TNTN di Kantor Gubernur Riau Hari Ini, Lalu Lintas Pekanbaru Dialihkan
-
5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
-
Nego AS-Iran Buntu! Harga Minyak Tembus US$ 104 Per Barel
-
Breakingnews! Donald Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz dan Laut Iran