TANTRUM - Siapa yang belum pernah menjalani terapi dengan cara dipijat ? Tentu semua orang sudah pernah melakukannya.
Terapi pijat ini ada berbagai macam dan mediumnya. Terapi pijat itu juga dilakukan dengan cara dan 'jurus' bermacam - macam jenisnya, seperti diantaranya pijat shiatsu, refleksi dan kipora.
Tetapi pernahkah terbayangkan menjalani terapi pijat dengan menggunakan benda tajam, semisal golok ? Kaget, kata pertama yang pasti terlontar.
Entah kurang terkenal ataupun banyak orang yang ngeri menjalaninya, ternyata dalam kurun waktu 10 tahun terakhir di Kota Bandung terdapat terapi pijat dengan menggunakan golok tajam berbahan baja, pahat tajam, air raksa hingga mesin bor.
"Saat kita takut sesuatu maka badan kita akan melakukan perlawanan sehingga sel - sel dalam tubuh kita lentur akibat meningkatnya andrenalin," ujar penemu refleksi berbagai pijat ekstrem, Decky Ardiansyah, ditulis Senin, 27 Juni 2022.
Menurut Decky, terapi dengan berbagai benda berbahaya tersebut sebenarnya untuk melenturkan sel - sel yang ada didalam tubuh saat dilakukan pemijatan.
Decky menjelaskan saat golok baja yang sudah diasah sampai tajam diayunkan dengan tempo cepat dan pelan ke titik tubuh tertentu, otot atau sel tubuh menjadi tebal.
'Tebasan' golok baja itu akan langsung terarah ke syaraf sensorik inti di bagian tubuh tertentu. Sehingga meningkatkan daya tahan tubuh.
Sasaran terapi pijat golok baja seberat 3 kilogram dengan panjang dikisaran 15 sampai 30 sentimeter yang dia dipakai yaitu untuk bagian leher, punggung, pinggang, lengan, paha dalam dan atas, serta betis dalam dan atas tak bisa dihindari juga bagian bokong.
Baca Juga: Tim Porsche Penske Motorsport Siapkan Tunggangan Hybrid, Siap Laga di Daytona 24 Hours
"Kalau untuk pijat golok di lengan untuk terapi penyakit stroke, pijat bagian tubuh untuk daya tahan, serta kepala atau leher untuk kelancaran oksigen ke otak dan pijat di bagian pinggang untuk terapi kanker dan jantung," jelas Decky.
Terapi pijat dengan menggunakan golok ini, dilakukan selama 30 menit sampai 1 jam. Tergantung dengan penyakit yang diderita pasien.
Sementara untuk terapi pijat dengan menggunakan pahat, diperuntukkan bagi pasien yang memiliki penyakit berat. Seperti kanker, keseleo, patah tulang, jantung, paru - paru serta pernapasan.
"Pada dasarnya hampir sama dengan terapi pijat golok tetapi untuk pahat ini dipakai palu sebagai alat bantu untuk menekan syaraf inti dalam tubuh," ungkap Decky.
Tak hanya dengan menggunakan benda tajam, Decky juga melakukan terapi dengan air raksa.
Caranya adalah air raksa itu dituangkan ke bagian tubuh yang bermasalah guna memperlunak otot yang harus dibenarkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
5 Krim Malam Mengandung Peptide untuk Wajah Lebih Kencang dan Bebas Kerutan
-
Hari Buruh 2026: Saat Harapan Berjalan Berdampingan dengan Kekhawatiran
-
Negara Akan Ambil Alih! Prabowo Terbitkan Keppres Satgas PHK, Pasang Badan Bela Buruh yang Terancam
-
Hukum Pakai Nama Suami di Belakang Nama Istri, Apakah Boleh dalam Islam?
-
Audiensi di DPR, Buruh Tuntut Upah Layak dan Hapus Outsourcing
-
Aurel Tak Tahan dengan Kebiasaan Suami dan Ingin Sudahi Pernikahan, Atta Halilintar Beri Klarifikasi
-
Khamenei Klaim Kemenangan atas AS, Iran Pertegas Kendali Selat Hormuz
-
Konvoi Global Sumud Tembus Blokade Israel, Lanjutkan Misi Kemanusiaan ke Gaza
-
Tak Sekadar Demo, 7 Tuntutan Buruh di Palembang Ini Bisa Ubah Gaji dan Masa Depan Pekerja
-
Apa Perbedaan Tinted Sunscreen dan Sunscreen Biasa? Ini Kelebihan vs Kekurangannya