TANTRUM - Pemerintah memprediksi jika puncak kenaikan kasus COVID-19 di tanah air terjadi pada Juli 2022 ini. Saat ini, kasus COVID-19 di Indonesia 80 persen didominasi oleh varian varian BA.4 dan BA.5.
Presiden Joko Widodo memerintahkan agar vaksinasi COVID-19 booster dapat lebih digencarkan. Sebab, saat ini, capaian vaksinasi booster di Indonesia masih rendah, yaitu 24,5 persen.
Ia meminta Kapolri, Panglima TNI dan juga Kementerian Kesehatan dan BNPB untuk mendorong terus agar vaksinasi booster bisa dilakukan.
"Terutama di kota-kota yang memiliki interaksi antar masyarakatnya tinggi," lanjutnya.
Selain itu, Jokowi memerintahkan jajaranya menggencarkan penerapan protokol kesehatan, agar penambahan kasus harian COVID-19 dapat dikendalikan.
"Ini penting karena kita tidak mau pengendalian COVID-19 ini bisa mengganggu ekonomi," katanya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, Presiden Jokowi Minta Vaksinasi Booster COVID-19 Digenjot. Selain itu, vaksinasi booster juga akan dipersyaratkan untuk berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak.
Ia menegaskan, arahan Bapak Presiden untuk airport disiapkan vaksinasi dosis ketiga.
"Tentunya dosis ketiga ini akan dipersyaratkan untuk berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak dan juga untuk berbagai perjalanan," tuturnya.
Baca Juga: Harga Teranyar BBM Di Indonesia Per Juli 2022 Dari Termurah sampai Termahal
Airlangga menegaskan, secara umum Presiden Jokowi meminta agar capaian vaksinasi dosis pertama, kedua dan booster terus ditingkatkan.
Ia juga mengakui jika pemakaian aplikasi PeduliLindungi di ruang publik seperti mal kini mulai jarang diterapkan.
"Kita lihat di beberapa mal, tidak seketat sebelumnya. Jadi saya memonitor di beberapa mal dan beberapa kegiatan, itu aplikasinya ada, tapi banyak pengunjung yang masuk tanpa scan," ujarnya.
Ia mengatakan, pemakaian aplikasi PeduliLindungi tetap ditekankan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Terlebih kasus positif COVID-19 varian BA.4 dan BA.5 kini marak merebak.
"Jadi tidak boleh kendor. Karena di beberapa tempat termonitor agak kendor. Jadi ini yang harus ditingkatkan lagi," tuturnya.
Ia menegaskan pandemi COVID-19 belum berakhir. Buktinya, kasus COVID-19 di sejumlah negara juga masih tinggi. Bahkan, saat ini, kasus sudah 80 persen adalah BA.4 dan BA.5.
Pemerintah telah menyuntikkan vaksin dosis pertama COVID-19 di Indonesia sejumlah 201.565.306 dosis, dosis kedua yang sudah disuntikkan adalah sebanyak 169.117.557 dosis dan vaksinasi ke-3 mencapai 50.916.428 dosis.
Berita Terkait
-
Angka Covid-19 Naik Signifikan, Apakah Vaksin Merah Putih Bisa untuk Booster?
-
Jokowi Ungkap Prediksi Puncak Kasus Covid-19 Varian BA4 dan BA5 Terjadi di Juli Ini
-
Datang ke Keramaian Wajib Vaksin Booster Covid-19
-
Gejala Virus Corona Covid-19 Bisa Dilihat dari Kuku
-
Jelang Iduladha, Satgas Covid-19 Sebut Belum Ada Perubahan Status PPKM
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gurita Bisnis Tan Kian, Taipan Properti yang Diperiksa dalam Korupsi Batu Bara
-
Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia, Cak Imin Pindah Haluan Dukung Argentina
-
Ada 402 Rumah Sakit Angker Korea, Intip 5 Film Terbaru di Bioskop Pekan Ini
-
Nomor yang Tak Pernah Berganti, IM3 Temani Zelvan dari Bangku SMP hingga Cari Penghasilan
-
Kenapa Wasit Untungkan Lionel Messi Cs? Paredes Kartu Kuning, Embolo Malah Kartu Merah
-
5 Rekomendasi HP OPPO 5G 2026, Spek Gahar Harga Masih Masuk Akal
-
Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Tempat Budidaya Ribuan Ikan Arwana Tanpa Izin di Pekanbaru Disegel
-
Pelajaran PPKn vs Realita Politik: Mengapa Kita Merasa Ada yang Salah?