TANTRUM - Kelompok lelaki di Indonesia ternyata lebih mendominasi transaksi e-commerce sepanjang 2021.
Itu merupakan riset dari Kredivo dan Katadata Insight Center yang dirilis Juni 2022. Selain itu, jumlah nilai transaksi belanja juga didominasi konsumen lelaki dengan persentase 64 persen. Sementara nilai transaksi perempuan hanya mencapai 36 persen.
VP Marketing & Communications Kredivo, Indina Andamari mengungkapkan, tren ini sebenarnya sudah berlangsung sejak 2020 lalu dan persentasenya terus mengalami peningkatan.
"Sedangkan dari sisi kategori produk yang dibeli oleh konsumen lelaki juga mengalami perubahan antara tahun ini dengan tahun sebelumnya," kata Indina seperti diberitakan suara.com ditulis Senin, 11 Juli 2022.
Indina menilai kalau faktor ini muncul karena e-commerce sudah melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Faktor lainnya yakni metode pembayaran digital seperti Paylater yang dinilai memberikan kemudahan untuk membentuk kebiasan berbelanja online.
"Sebagai pelaku industri pembayaran kredit digital, kami menyambut baik tren tersebut dan melihat hal ini sebagai sinyal positif terhadap inklusivitas akses layanan digital yang semakin aksesibel," ujar Indina.
Lebih lanjut, berikut beberapa temuan menarik lainnya terkait perilaku belanja online berdasarkan gender dari riset Perilaku Konsumen E-commerce Indonesia 2022:
Sepanjang 2021, konsumen perempuan membeli lebih banyak produk melalui e-commerce, dengan rata-rata pembelian 45 produk bila dibandingkan dengan konsumen lelaki yang membeli rata-rata 42 produk per tahun.
Baca Juga: Berhadiah Premium Skin Fragment, Klaim Kode Redeem ML 11 Juli 2022
Lelaki mengeluarkan uang lebih banyak dalam setiap transaksi. Saat melakukan transaksi, konsumen lelaki mengeluarkan uang dengan jumlah yang lebih besar daripada konsumen perempuan.
Rata-rata jumlah uang yang dikeluarkan oleh konsumen lelaki berada pada Rp 320.982, sementara rata-rata konsumen perempuan ada di Rp 289.163.
Sebanyak 57 persen konsumen perempuan cenderung memilih untuk berbelanja melalui satu platform e-commerce.
Sedangkan konsumen lelaki cenderung berimbang atau lebih dari satu dalam memilih platform e-commerce. Preferensi konsumen terhadap kategori produk yang dipengaruhi oleh gender
Berdasarkan preferensinya, konsumen lelaki melakukan transaksi hampir dua kali lebih banyak untuk kategori otomotif dan elektronik.
Sementara perempuan lebih banyak untuk kebutuhan makanan, kesehatan dan kecantikan, serta fashion.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
Terkini
-
Dari Jayapura ke Panggung Asia: Wendy Brian Ick, Motor Kemenangan Timnas Futsal Indonesia
-
7 Persiapan Wajib Sebelum Ramadan Tiba, Jangan Sampai Ketinggalan Hikmahnya!
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
5 Shio Paling Mujur dan Hoki Besok 5 Februari 2026, Cek Apakah Kamu Termasuk!
-
Mengenal Legenda Putri Mandalika di Balik Tradisi Bau Nyale 2026 di Lombok Tengah
-
Membaca Lebih Putih Dariku: Perjuangan Identitas di Tengah Rasisme
-
Tongkat Sihir Debut Singel Katyana: Metafora Manisnnya Jatuh Cinta Pertama Kali
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan