TANTRUM - Asosiasi Daur Ulang Sampah Plastik Indonesia (ADUPI) terus bersinergi dengan banyak pihak untuk bersama menggencarkan gerakan ekonomi sirkular nasional.
Salah satu event yang didukung penuh ADUPI adalah gelaran Solo Marathon dengan rute dari Gianyar, Bali hingga titik finish di Jakarta.
Event yang bertajuk The Rising Tide tersebut dinilai layak mendapat apresiasi penuh dari seluruh pihak, komitmen yang ditunjukkan oleh peserta utama, Muryansyah merupakan langkah strategis untuk mengetuk pintu hati masyarakat agar mencintai lingkungan.
"Kenapa kami mendukung gerakan ini, karena dalam rangka memberikan edukasi bagi masyarakat Indonesia, bahwa bagaimanapun sebagian dari masyarakat kita masih membutuhkan hasil daur ulang," kata Program Manajer dari ADUPI Hery Yusamandra, Rabu (20/7/2022).
Hery menyebut jika saat ini kesadaran dan kepedulian masyarakat Indonesia untuk menanggulangi sampah masih sekitar 72 persen, kedepan bagaimana cara angka tersebut bisa meningkat dan memberi nilai kebermanfaatan terhadap alam dan ekonomi kerakyatan.
Gerakan ekonomi sirkular nasional yang digalakkan pihak ADUPI juga cukup berhasil, mulai tahun 2021, setiap hilan mereka berhasil menyerap sampah plastik di Bumi Nusantara dengan jumlah yang luar biasa.
"Mulai tahun 2021 kami telah memulai gerakan ekonomi sirkukar nasional, sampai saat ini hampir setiap bulan 1000 ton plastik sudah kami kumpulkan, targetnya tahun 2022 ini bisa mencapai 1500 ton," cetus Hery.
Dengan program ini ADUPI melibatkan sejumlah pihak, diantaranya bank sampah, pengepul, dan pengusaha sampah plastik se Indonesia, sehingga sampah-sampah plastik bisa terserap dan di daur ulang menjadi salah satu produk industri bernilai ekonomis.
"Seperti contoh sampah-sampah plastik ini didaur ulang menjadi dacron atau isi bantal, biotekstile bisa jadi pelatih jalan tol, itu dibuat oleh industri-industri Plastik, dan masih nanya lagi barang dengan bahan baku dari plastik lainnya," ungkapnya.
Baca Juga: Oknum Guru Agama di Sekolahnya Cabuli Siswa, Kepsek SMPN Tangerang: Saya Terpukul
Dia menyebut jika saat ini kesadaran dan kepedulian masyarakat Indonesia untuk menanggulangi sampah masih sekitar 72 persen.
Di tengah rangkaian agenda Solo Marathon yang didukung ADUPI, masyarakat juga tampaknya sudah mulai mengerti dan memahami betapa berharganya sampah untuk kebersihan lingkungan dan sumber ekonomi keluarga.
Seperti yang dilakukan oleh Muhammad Arifin, warga Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, dia mengaku hatinya tergetar saat menyaksikan perjuangan Muryansyah dalam mengkampanyekan kebersihan lingkungan.
"Luar biasa beliau, demi alam berani berkorban sampai seperti ini," cetus Arifin.
Saat perhelatan lari marathon yang dimulai dari Patung Gandrung Watu Dodol, dia mendekat dan ikut mengumpulkan sampah, menurutnya hal ini juga cukup bermanfaat bagi kehidupannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
8 Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar
-
Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, Dudung Abdurachman Lindungi Korban
-
Persib Bandung Siap Tempur Lawan Persija, Ribuan Bobotoh Bakar Semangat Pemain di Sesi Latihan
-
Hectic Adalah Kondisi Sibuk Luar Biasa, Pahamai Arti dan Tips Mengatasinya bagi Pekerja
-
Hukum Menjual Daging Kurban Menurut Syariat Islam bagi Pekurban dan Penerima
-
Skandal Asusila di Balik Ponpes Lahat: Polisi Tidak Proses Hukum karena Permintaan Korban
-
Saat Menabung Terasa Mewah: Bisa Bertahan Hidup Saja Sudah Bentuk Prestasi
-
Link Live Streaming Persipura vs Adhyaksa FC: Laga Hidup Mati Menuju Super League
-
Orang Tua Harus Tahu! Ini Penyebab Tekanan Darah Tinggi pada Anak
-
Pro Kontra Foto Anniversary Luna Maya dan Maxime Bouttier: Nilai Seni vs Menyimpang