/
Selasa, 26 Juli 2022 | 07:51 WIB
Banjir rob Kabupaten Pasuruan. [Beritajatim.com] (Beritajatim.com)

TANTRUM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini potensi terjadinya banjir rob di pesisir Selatan Jawa.

Kondisi banjir pesisir ini dapat berlangsung tanggal 26 - 27 Juli 2022 di pesisir selatan Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Berdasarkan analisis dan prediksi pasang surut serta adanya potensi angin kencang dan gelombang tinggi," ujar Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, ditulis Selasa, 26 Juli 2022.

Eko mengatakan analisis otoritasnya, potensi alam tersebut adanya fenomena fase bulan baru dan peningkatan kecepatan angin yang konsisten.

Kecepatan angin diperkirakan hingga 46 km/jam di pesisir selatan Jawa mengakibatkan gelombang tinggi mencapai 4.0 - 6.0 m.

"Itu yang dapat memberikan dampak terhadap potensi banjir pesisir di wilayah tersebut," kata Eko.

Menurut Eko, ketinggian banjir pesisir berbeda di tiap wilayah. Namun demikian, kondisi ini secara umum dapat mengganggu aktivitas keseharian masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir.

Seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.

"Masyarakat dihimbau untuk menyiapkan upaya mitigasi dan adaptasi untuk mengantisipasi dampak dari banjir pesisir tersebut," ungakp Eko.

Baca Juga: JAY B GOT7 dan Sik-K Mengakhiri Kontrak dengan Agensi H1GHR MUSIC

Eko meminta kepada masyarakat untuk memerhatikan informasi cuaca maritim terbaru dari BMKG melalui call center 021-6546315/18, call center BMKG 196, https://maritim.bmkg.go.id, akun twitter dan Instagram @BMKGmaritim atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

Load More