TANTRUM - Novel Melukis Jalan Astana yang mengambil latar belakang penembakan misterius di Bandung era 1980-an, kembali dicetak ulang oleh penerbit yang sama, Propublic.info. Sebelumnya, cetakan pertama novel ini pada Desember 2020.
Saat ini, novel yang ditulis Iman Herdi baru masuk pada tahap prapesan. Dalam sinopsisnya, novel ini bercerita tentang sebuah kampung di Bandung utara yang bergejolak karena rencana pembangunan yang diusung pengusaha dan mendapat dukungan dari penguasa lokal sebagai kepanjangan tangan rezim Orde Baru.
Konflik diperuncing dengan adanya perdebatan tradisi dan agama. Kelompok tradisi terdesak karena pengusaha dan penguasa lokal berhasil bersekutu dengan pemuka agama. Sikap warga terbelah; ada yang setia mempertahankan tradisi, namun ada pula yang berpihak pada pembangunan.
Samoja, seniman desa, ada di pusaran konflik itu, menjadi jangkar bagi warga dan kampungnya. Ia menjadikan kesenian sebagai media perlawanan. Usaha ini bisa saja berhasil seandainya tidak ada pengkhianatan.
Sementara itu, di Kota Bandung, perburuan terhadap para gali sedang gencar-gencarnya. Berita penemuan mayat dalam karung menjadi perbincangan lazim di warung kopi. Para preman, calo, penjudi, begal, atau orang-orang bertato, dipaksa tiarap dari incaran penembak misterius. Di tengah perburuan itu, Sekar Arum menjalani bahtera rumah tangga dengan Kadaka yang sayangnya menjadi target petrus (penembak misterius).
Bersama suaminya, Sekar Arum berlari dari satu persembunyian ke persembunyian lainnya, dari tengah kota menuju ke timur Bandung, kemudian kembali berlari menuju selatan. Mereka terus menghindar dari ancaman para pemburu yang memiliki mata dan telinga di mana-mana. Sampai suatu saat, Sekar Arum harus memilih antara bertahan dalam kegilaan bersama suaminya atau berlari untuk menyelamatkan diri dan anaknya, Adil.
Sebagaimana telah disinggung, novel melukis Melukis Jalan Astana saat ini masuk prapesan sebelum dicetak ulang. Proses prapesan berlangsung mulai 1-17 Agustus 2022. Harga prapesan novel ini tentunya berbeda dengan harga normalnya.
Prapesan Novel Melukis Jalan Astana
Penulis: Iman Herdi
Baca Juga: Tips Merawat Rambut dengan Bahan Alami
Lukisan sampul depan: Alexandreia Indri Wibawa
Foto sampul belakang: Adi Marseila
Kategori: Novel
Tebal: 290 halaman
ISBN: 978-623-93907-6-1
Penerbit: Propublic.info
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Viral Kunjungan Komisaris Pusri di Padang, Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Ekstrem
-
Amarah Warga Serbu Diduga Rumah Bandar Narkoba Berujung Kapolsek Panipahan Dicopot
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
5 Sepatu Lari yang Tetap Keren Dipakai Ngantor di Sudirman, Nyaman Seharian Tanpa Ganti Sepatu
-
Pendidikan Asrama Gratis: Siswa Makan 3 Kali Sehari, Punya Tempat Tidur hingga Tumbler