- KPK bekerja sama dengan ahli dari Antam dan Pegadaian untuk memverifikasi keaslian 55 kilogram platinum milik Bupati Langkat.
- Pengecekan tersebut merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek di lingkungan pemerintah Kabupaten Langkat.
- KPK telah menetapkan Bupati Langkat Syah Afandin dan Yaqub Abdhal Al Mu'arif sebagai tersangka dalam kasus korupsi tersebut.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku bekerja sama dengan ahli dari PT Aneka Tambang (Antam) dan Pegadaian untuk mengecek keaslian 55 kilogram platinum yang ditemukan dari mobil Bupati nonaktif Langkat Syah Afandin saat operasi tangkap tangan (OTT).
“Untuk keasliannya sampai saat ini kita masih berkoordinasi dengan beberapa ahli yang kemarin juga kami sudah sampaikan itu ada dari Antam, dari Pegadaian,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein kepada wartawan, Senin (13/7/2026).
Taufik menyebut koordinasi ini dilakukan dengan mengirim surat. Menurut dia, temuan logam platinum itu harus dicek keasliannya karena nilainya fantastis jika dikonversikan menjadi Rupiah.
Berdasarkan informasi dari sejumlah situs, harga platinum mencapai Rp1,6 juta hingga Rp2 juta per gram tergantung kadar, merek, maupun tokonya.
“Kami penyelidik, penyidik berpikirnya sama, ini platinum yang mungkin nilainya fantastis gitu karena ada 55 keping,” ujar Taufik.
Pengecekan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek di Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Permukiman (Disperkim) Kabupaten Langkat.
“Tim penyidik masih bekerja di lapangan untuk konstruksi perkaranya,” tandas Taufik.
Barang Bukti Paltinum 55 Kg
Sebelumnya, Plt Direktur Penyidikan KPK Ahmad Taufik Husein menjelaskan bahwa tim mengamankan uang sebanyak Rp 100 juta dari orang dekat Afandin sekaligus mantan Anggota DPRD Sumut Syahrial.
Baca Juga: Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah Dinilai Layak Diambil Alih KPK? Ini Penjelasan Pakar
Uang tersebut ditemukan di bawah jok depan mobil Syahrial saat dia dalam perjalanan dari Medan ke Binjai pada Kamis, 2 Juli 2026.
“Uang tunai sebesar Rp100 juta yang diamankan dari SYH,” kata Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (4/7/2026) dini hari.
Selain itu, KPK juga mengamankan uang tunai dalam valuta asing total senilai Rp1,22 miliar yang terdiri dari SGD 66.950, RM 11.518, dan Rp244,7 juta.
“55 keping logam platinum dengan total berat kurang lebih 55kg di mobil SAF. Selanjutnya atas barang bukti ini akan dilakukan pengecekan keasliannya oleh ahli,” ujar Taufik.
Adapun barang bukti lainnya ialah dua rekening bank atas nama Afandin dengan total nilai Rp 2,27 miliar serta barang bukti elektronik dan dokumen lainnya.
Bupati Langkat Jadi Tersangka
Berita Terkait
-
Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah Dinilai Layak Diambil Alih KPK? Ini Penjelasan Pakar
-
Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Berisiko Mandek, Pukat UGM Desak KPK Ambil Alih
-
Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum
-
Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung
-
Bisa Menang Praperadilan! Mahfud Bongkar Celah Hukum di Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan