TANTRUM - Pemerintah mencatat terdapat total 497.834 hewan ternak yang telah terjangkit penyakit tersebut yang terdiri atas 341.353 ekor telah sembuh, 139.777 ekor belum sembuh, 6.544 ekor mati dan 10.160 ekor dipotong dengan syarat tertentu.
Rincian hewan ternak yang sakit adalah 473.019 sapi, 19.131 kerbau, 1.728 domba, 3.868 kambing dan 88 babi. Sementara hewan ternak yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 324.424 sapi, 13.201 kerbau, 1.224 domba, 2.467 kambing dan 37 babi.
Hewan yang masih belum sembuh tercatat ada 129.514 sapi, 5.707 kerbau, 451 domba, 1.271 kambing dan 51 babi. Hewan ternak yang dinyatakan mati akibat PMK di seluruh Indonesia terdiri dari 6.311 sapi, 140 kerbau, 36 domba dan 57 kambing.
Satuan Tugas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (Satgas PMK) melaporkan bahwa sebanyak 1.589.144 ekor hewan telah diberikan vaksinasi PMK hingga Sabtu, 20 Agustus 2022.
Berdasarkan data Satgas PMK, hewan yang telah divaksinasi terdiri atas 1.505.113 sapi, 23.460 kerbau, 34.978 domba, 15.090 kambing dan 10.503 babi.
Satgas juga menyebutkan, penyakit mulut dan kuku telah menyerang hewan ternak di 290 kabupaten/kota dari 24 provinsi di Indonesia dengan mayoritas menyerang sapi sejak PMK muncul pertama kali di Jawa Timur yang dikonfirmasi pada 5 Mei 2022.
Satgas terus melakukan pencegahan PMK antara lain membatasi gerakan hewan, pengawasan lalu lintas dan pelaksanaan surveilans, melarang pemasukan ternak dari daerah lain, karantina dengan ketat, manajemen pemeliharaan yang baik, meningkatkan sanitasi, mendisinfeksi kandang dan sekitarnya secara berkala.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga