/
Kamis, 01 September 2022 | 06:17 WIB
Demo desak Ketum PPP Mundur

TANTRUM - Front Kader Penyelamat Partai (FKPP) terus memperjuangkan suaranya lewat aksi yang tidak kunjung henti. Mereka kembali melakukan aksi meminta Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa untuk mundur dari jabatannya di depan Gedung DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat.

Ketua Majelis Pertimbangan PPP Jakarta Selatan, Muchbari menyebut aksinya tidak akan berhenti hingga Suharso turun dari jabatannya. Bahkan, FKPP bersama santri sepakat mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memecat Suharso dari Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

“Ini aksi tanpa ujung, sampai kapan pun kalau Suharso belum turun kami akan terus lakukan. Hari ini ada dua titik, di kawasan Istana patung kuda ada juga santri yang bergerak melawan penista agama (Suharso),” tutur Muchbari, di lokasi, Rabu (31/8/2022).

Muchbari yakin jika Suharso tak kunjung mundur dari jabatannya, para majelis partai akan melakukan langkah ekstrem yaitu memecat Suharso secara tidak hormat.

“Karena kami yakin, PPP tidak mau kehilangan suara ummat. Jadi, lebih baik Suharso dipaksa mundur oleh para dewan syariah,” ucapnya.

Soal Suharso yang mengaku belum menerima surat dari para majelis partai, menurut Muchbari itu hanya alasan belaka. Pasalnya, surat dari para majelis sudah beredar bahkan di media.

“Itu hanya alasan belum menerima surat. Kalau dia bilang surat majelis tidak sesuai mekanisme, apakah selama ini partai dipimpinnya sesuai? Suharso jangan berlindung di AD ART, dia sendiri menabraknya,” tandas Muchbari.

Untuk diketahui, selain di depan Gedung DPP PPP, terdapat aksi serupa di kawasan Patung Kuda Jakarta Pusat yang meminta Suharso mundur dari jabatan ketua umum PPP dan Menteri Bappenas. Aksi tersebut dihadiri oleh para santri dan alumni santri se-Jakarta.

Ketum PPP Suharso Monoarfa menegaskan, tidak menerima surat desakan mundur dari Majelis di DPP PPP. Ia enggan merespons desakan mundur itu lantaran tidak menerima surat tersebut. 

Baca Juga: Cara Cek Penerima BLT BBM Rp 600 Ribu

Menurut Menteri PPN/Kepala Bappenas ini, desakan  agar dirinya mundur sebagai Ketua Umum PPP tidak sesuai mekanisme partai. 

“Itu ngga sesuai mekanisme aja,” ujar Suharso.

Load More