TANTRUM - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menyetujui perubahan susunan komisaris dan jajaran direksi BNI.
RUPS LB menyetujui pemberhentian dengan hormat Ratih Nurdiati dari Komisaris BNI dan menyetujui pengangkatan Fadlansyah Lubis sebagai Komisaris BNI, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Sekretaris Kabinet di Sekretariat Kabinet RI.
RUPS LB juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Bob Tyasika Ananta dari Direktur Human Capital dan Kepatuhan BNI, serta pengangkatan Mucharom yang sebelumnya menjabat sebagai Corporate Secretary BNI menjadi Direktur Human Capital & Compliance BNI.
RUPS LB pun menyetujui pemberhentian dengan hormat YB Hariantono dari Direktur IT & Operasi BNI dan menyetujui pengangkatan Toto Prasetio sebagai Direktur IT & Operations BNI. Sebelumnya Toto menjabat sebagai SEVP Teknologi & Informasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Selain itu, RUPS LB menyetujui pemberhentian dengan hormat Henry Panjaitan dari Direktur Treasury & International BNI dan menyetujui pengangkatan Putrama Wahju Setyawan sebagai Direktur Treasury BNI. Sebelumnya, Putrama menjabat sebagai Direktur Utama PT Jamkrindo.
Dengan keputusan RUPS LB tersebut, anggota dewan komisaris BNI terdiri dari Agus Dermawan Wintarto Martowardojo sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen, dan Pradjoto sebagai Wakil Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen.
Di samping itu, jajaran komisaris BNI juga terdiri dari Asmawi Syam, Sigit Widyawan, Iman Sugema, dan Erwin Rijanto Slamet sebagai Komisaris Independen, serta Askolani, Fadlansyah Lubis, dan Susyanto sebagai Komisaris.
Adapun dewan direksi BNI terdiri dari Royke Tumilaar sebagai Direktur Utama, Adi Sulistyowati sebagai Wakil Direktur Utama, Silvano Winston Rumantir sebagai Direktur Corporate & International Banking, Muhammad Iqbal sebagai Direktur Enterprise & Commercial Banking, dan Putrama Wahju sebagai Direktur Treasury.
Kemudian David Pirzada menjabat sebagai Direktur Risk Management BNI, Novita Widya Anggraini sebagai Direktur Finance, Toto Prasetio sebagai Direktur Technology & Operations, Mucharom sebagai Direktur Human Capital & Compliance, Ronny Venir sebagai Direktur Network & Services, Sis Apik Wijayanto sebagai Direktur Institutional Banking, dan Corina Leyla Karnalies sebagai Direktur Consumer Banking.
Baca Juga: Ogah Mundur, Majelis Partai Disebut Akan Lakukan Pemecatan Suharso Secara Tidak Hormat.
Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Royke Tumilaar menegaskan, dengan adanya keputusan para pemegang saham ini, diharapkan BNI dapat menjadi lembaga keuangan yang unggul dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!
-
Di Balik Konten Marah-Marah, TikToker 'Petantang Petenteng' Manda Curhat Kena Sihir Orang Terdekat
-
Kesaksian Tetangga: Mertua Dibantai Menantu Saat Masuk Rumah Lewat Pintu Belakang di Mojokerto
-
Cari Smartband Murah dengan AOD? Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2026
-
Unik! ASN Tasikmalaya Naik Kuda ke Kantor untuk Hemat BBM
-
Ahmad Aswandi Desak Pemkot Segera Sosialisasi PSEL di Kayumanis Lebih Luas: Warga Butuh Kejelasan
-
Semua Klaim Ahmad Dhani Disanggah Dokumen Putusan MA, Termasuk Maia Estianty Selingkuh
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut