TANTRUM - Kehadiran kasus pertama cacar monyet (monkeypox) di Jakarta, memicu rasa khawatir. Hal ini mendorong Indonesia mengupayakan vaksinasi cacar monyet.
Lantas vaksin cacar monyet diperuntukkan bagi siapa? Berikut tanggapan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Ketua Satgas Monkeypox PB IDI, dr Hanny Nilasari, SpKK menyampaikan bahwa vaksin cacar monyet tidak disuntikkan untuk secara massal atau umum.
Di mana dikhususkan untuk mereka yang memiliki kontak erat (KE) dengan pasien cacar monyet.
"Tentunya vaksin ini dapat mengakomodasi seluruh populasi yang kontak erat," kata dr Hanny dicuplik dari IDX Channel, Kamis, 1 Agustus 2022.
"Karena vaksin ini sendiri, tidak indikasikan sampai saat ini tidak digunakan secara massal. Jadi hanya untuk indikasi medis," jelasnya
Sehubungan dengan vaksin cacar monyet, dikatakan dr Hanny sedang melakukan konsolidasi.
Agar bisa merekomendasikan Kementerian Kesehatan, terkait vaksin apa yang terbaik untuk pencegahan atau mengobati cacar monyet.
"Vaksin itu adanya post exprosure (sesudah terinfeksi) dan pre exprosure (sebelum terinfeksi), memang kami sendiri dari PB IDI sedang melakukan konsolidasi. Untuk memberikan vaksin yang mana terbaik untuk dipilih kementerian kesehatan," ucap dr Hanny
Baca Juga: Rumor Dipacari Raffi Ahmad, Nita Gunawan Emosi Disidang Keluarga: Aku Nggak Serendah Itu!
Namun dalam kesempatan yang berbeda, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan telah memesan sebanyak 2.000 vaksin merek Bavarian Nordic.
Hal tersebut disampaikan Menkes Budi dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi IX. Diketahui vaksin Bavarian Nordic dari perusahaan bioteknologi di Denmark.
"Dari segi vaksinasi, kita sudah memesan vaksinnya 2.000 dosis dari Bavarian Nordic yang dibantu oleh KBRI Denmark," jelas Menkes Budi dalam rapat Komisi IX DPR, disiarkan di Kanal YouTube Komisi IX, Selasa (30/8/2022).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gilas Putri Garut Lima Gol, Akademi Persib Bandung Juara HSL All-Stars
-
Nggak Perlu Lagi Maraton Film Berjam-jam, Inilah Tren Drama Pendek yang Bikin Nagih
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
4 Cara Menata Kamar Tidur Biar Hoki Sesuai Feng Shui, Lengkap dengan Rekomendasi Produk dari Azko
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis