/
Minggu, 04 September 2022 | 07:17 WIB
Album Opini - Iwan Fals. (liriklaguindonesia.net)

TANTRUM - Lirik 'Galang Rambu Anarki' dari Iwan Fals ini dipublikasikan pada tanggal 11 Mei 2011 atau 11 tahun yang lalu dan diciptakan sendiri oleh Iwan Fals.

Lagu ini ada di dalam album Opini yang didistribusikan oleh label Musica Studio. Berikut cuplikan syair nyanyian atau teks dari lagunya: 

"Galang Rambu Anarki ingatlah/ Tangisan pertamamu/ Ditandai BBM membumbung tinggi/Maafkan kedua orang tuamu kalau (Tak mampu beli susu)/BBM naik tinggi (susu tak terbeli)/Orang pintar tarik subsidi/Mungkin bayi kurang gizi".

Dicuplik dari laman Lirik Lagu Indonesia, Minggu, 4 September 2022, single lainnya dari Iwan Fals di antaranya Tak Pernah Terbayangkan, Aji Mumpung (feat. Ubay Nidji), Manusia Setengah Dewa, Damai Kami Sepanjang Hari (feat. Keluarga Rambu), dan Pesawat Tempurku (feat. Nidji).

Berikut lirik lengkap lagu Iwan Fals, Galang Rambu Arnarki: 

Lirik Lagu Galang Rambu Anarki

Galang Rambu Anarki anakku
Lahir awal Januari
Menjelang pemilu

Galang Rambu Anarki dengarlah
Terompet tahun baru
Menyambutmu

Galang Rambu Anarki ingatlah
Tangisan pertamamu
Ditandai BBM membumbung tinggi

Baca Juga: Mitos Power Bank, Perlu Kamu Tahu Jangan Sampai Terjebak

Maafkan kedua orang tuamu kalau
(Tak mampu beli susu)
BBM naik tinggi (susu tak terbeli)
Orang pintar tarik subsidi
Mungkin bayi kurang gizi

Galang Rambu Anarki anakku

Cepatlah besar matahariku
Menangis yang keras janganlah ragu
Tinjulah congkaknya dunia buah hatiku
Doa kami di nadimu

Galang Rambu Anarki dengarlah
Terompet tahun baru
Menyambutmu

Galang Rambu Anarki ingatlah
Tangisan pertamamu
Ditandai BBM melambung tinggi

Maafkan kedua orang tuamu kalau
(Tak mampu beli susu)
BBM naik tinggi (susu tak terbeli)
Orang pintar tarik subsidi
Anak kami kurang gizi

Galang Rambu Anarki anakku

Cepatlah besar matahariku
Menangis yang keras janganlah ragu
Tinjulah congkaknya dunia buah hatiku
Doa kami di nadimu

Cepatlah besar matahariku
Menangis yang keras janganlah ragu
Hantamlah sombongnya dunia buah hatiku
Doa kami di nadimu

Load More