TANTRUM - Menjaga kestabilan kadar gula darah merupakan kunci hidup sehat bagi setiap orang. Khususnya bagi penderita gula darah diatas normal.
Seseorang dapat dikatakan memiliki gula darah tinggi jika gula darah sewaktunya lebih dari 200 mg/dL, atau 11 milimol per liter (mmol/L).
Sementara itu, seseorang disebut memiliki gula darah rendah jika kadarnya turun drastis di bawah 70 mg/dL.
Menurut dr. Jimmy Tandradynata, Sp.PD dicuplik dari laman Hello Sehat, Selasa, 6 September 2022, mengalami salah satu dari kondisi tersebut menandakan bahwa kadar glukosa darah Anda sudah tidak lagi normal.
Kadar gula darah bisa naik-turun, tergantung dengan pola makan, aktivitas fisik sehari-hari, efek samping obat, dan faktor-faktor lainnya.
Pada umumnya, perubahan kadar gula darah sewaktu-waktu masih termasuk wajar jika angkanya tidak berubah sangat drastis dalam waktu cepat.
Rentang gula darah normal pada anak-anak dan lansia secara umum tidaklah berbeda dengan orang dewasa.
Namun, kadar gula darah anak-anak cenderung mudah berubah bila dibandingkan dengan orang dewasa.
Inilah mengapa anak-anak lebih rentan mengalami penurunan kadar gula darah hingga ke tingkat yang sangat rendah alias hipoglikemia.
Biasanya, anak-anak yang paling rentan mengalami hipoglikemia ialah yang memiliki penyakit diabetes tipe 1.
Berikut 4 tips yang bisa Anda dan keluarga lakukan untuk mengontrol kadar gula darah.
1. Olahraga dan aktif bergerak
Olahraga bisa meningkatkan kepekaan sel-sel tubuh terhadap insulin.
Dengan begitu, sel tubuh mampu menyerap glukosa dengan lebih baik sehingga gula darah yang naik setelah makan bisa kembali normal dalam waktu cepat.
Selain itu, olahraga meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh serta menurunkan trigliserida.
Kedua manfaat ini dapat mencegah kegemukan (overweight) atau obesitas yang merupakan salah satu faktor risiko diabetes.
Selain berolahraga, Anda bisa memperbanyak aktivitas fisik melalui kegiatan harian.
Beberapa kegiatan yang paling sederhana yaitu membersihkan rumah, berkebun, atau memilih berjalan kaki saat bepergian jika memang cukup terjangkau.
2. Ikuti pola yang makan sehat
Makanan amat berkaitan dengan kadar gula darah. Pola makan sehat dan teratur akan membantu menjaga gula darah tetap normal.
Pilihlah makanan dengan gizi lengkap dan seimbang, yaitu mengandung protein, serat, vitamin, mineral, dan karbohidrat.
Sebaliknya, batasi atau hindari makanan yang banyak mengandung gula, lemak jenuh, dan lemak trans.
Asupan gula dan lemak yang berlebihan bisa menyebabkan obesitas dan peradangan, dua faktor penting yang meningkatkan risiko diabetes.
3. Kelola stres dengan baik
Dokter dan para ahli kesehatan menganjurkan setiap orang yang ingin menjaga kadar gula darahnya tetap normal untuk mengelola stres dengan baik.
Pasalnya, hormon stres seperti adrenalin dan kortisol bisa meningkatkan gula darah.
Stres berkepanjangan dapat menguras energi dan tenaga sehingga Anda jadi lebih jarang beraktivitas.
Selain itu, stres bisa meningkatkan peradangan dalam tubuh. Keduanya lagi-lagi meningkatkan risiko penyakit diabetes.
4. Rutin mengecek gula darah bagi pasien diabetes
Pemeriksaan gula darah sangat penting bagi pasien diabetes.
Selain memeriksa, Anda sebaiknya juga mencatat kadar gula darah dari waktu ke waktu.
Dengan begitu, Anda dapat memantau perubahan kadar gula darah yang terlalu tinggi atau rendah.
Waspadai perubahan kadar gula darah yang terlalu drastis. Segera konsultasikan pada dokter untuk memastikan kondisi kesehatan Anda.
Tag
Berita Terkait
-
Berapa Kadar Gula Darah yang Normal? Kandungan di Tubuh akan Mengindikasikan Prediabetes atau Diabetes
-
Penderita Diabetes Lebih Rentan Terkena Cacar Monyet, Simak Penjelasan Dokter
-
Tips Aman Makan Buah untuk Pengidap Diabetes
-
7 Buah untuk Pengidap Diabetes
-
Cerita Pria Kekar Bandung Mendadak Ambruk Dihajar Diabetes
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur
-
Motor Hantam Lubang di OKU Timur Berujung Maut, Ditabrak Mobil Kabur: Ini 5 Fakta Tragisnya