TANTRUM = BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat menerbitkan peringatan dini soal potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.
Kondisi cuaca itu akan terjadi pada waktu antara siang hingga malam hari di sebagian wilayah Kab dan Kota Bogor, Kota Depok, Kab dan Kota Bekasi, Kab dan Kota Sukabumi, Kab Karawang, Kab Purwakarta, Kab Cianjur, Kab Bandung Barat, Kab Subang, Kab Sumedang, Kota Cimahi dan Kota Bandung.
Berikut prakiraan cuaca Wilayah Jawa Barat tanggal 08 September 2022 berdasarkan data pukul 05.30 WIB :
- Pagi hari (07.00 – 13.00 WIB) : Berawan hingga berpotensi hujan ringan di sebagian wilayah Kab Karawang, Kab dan kota Bekasi, Kota Depok, Kab Bogor.
- Siang hari (13.00 – 19.00 WIB) : Berpotensi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Kab Indramayu, Kab dan kota Cirebon, Kab Pangandaran. Potensi hujan sedang hingga lebat di sebagian wilayah Kab dan Kota Bogor, Kota Depok, Kab dan Kota Bekasi, Kab dan Kota Sukabumi, Kab Karawang, Kab Purwakarta, Kab Cianjur, Kab Bandung Barat, Kab Subang, Kab Sumedang, Kota Cimahi, Kab dan Kota Tasikmalaya, Kab dan Kota Bandung, Kab Garut, Kab Majalengka, Kab Pangandaran, Kab Kuningan, Kab Ciamis, Kota Banjar.
- Malam hari (19.00 – 01.00 WIB) : Berpotensi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Kota Depok, Kab dan Kota Bogor, Kab dan Kota Bekasi, Kab Sukabumi, Kab Cianjur, Kab Karawang, Kab Pangandaran. Kab Ciamis, Kab Tasikmalaya dan Kab Garut
- Dini Hari (01.00 – 07.00 WIB) : Berpotensi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Kab Sukabumi, Kab Cianjur, Kab Karawang, Kab Bekasi, Kab Subang, Kab Indramayu, Kab dan Kota Cirebon, Kab Majalengka, Kab Sumedang dan Kab Bandung
- Suhu udara wilayah Jawa Barat bagian Utara : 22 - 33°C
- Suhu udara wilayah Jawa Barat bagian Selatan : 18 - 32°C
- Kelembapan udara Jawa Barat bagian Utara : 50 - 95%
- Kelembapan udara Jawa Barat bagian Selatan : 55 - 95%
- Angin : Secara umum bertiup dari arah barat laut hingga tenggara dengan kecepatan 05 – 35 km/jam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi