Isilah setengah piring Anda dengan pisang dan sayur tumis brokoli. Kemudian, seperempat bagian diisi dengan protein tanpa lemak seperti ikan panggang, kacang, atau ayam.
Lalu, seperempat sisanya diisi dengan nasi merah atau makanan pengganti nasi lainnya. Menu makanan untuk penderita diabetes dan hipertensi bisa Anda kreasikan sesuai selera agar Anda tidak bosan.
Jangan hanya mengandalkan menu makan yang itu-itu saja karena zat gizi yang didapat jadi tidak bervariasi.
Di lain sisi, Anda juga akan bosan dan dikhawatirkan malah melampiaskan diri makan makanan yang tidak sehat.
2. Menggunakan bumbu yang baik
Selanjutnya, yang perlu Anda perhatikan adalah penggunaan garam dalam makanan karena penyakit tekanan darah tinggi yang dimiliki.
Anda tidak boleh mendapatkan lebih dari 1.500 miligram natrium per hari, yaitu kurang dari satu sendok teh garam untuk seluruh makanan yang Anda konsumsi dalam sehari.
Ketimbang menggunakan garam, bumbui masakan Anda dengan jeruk nipis, bawang putih, jahe, cabai, oregano, atau jinten untuk memperkaya rasanya.
Selain membuat makanan lebih nikmat, penggunaan rempah-rempah tersebut juga akan memberikan manfaat kesehatan untuk Anda.
Baca Juga: Harga iPhone 14 dan iPhone 14 Plus, Simak Spesifikasi Lengkapnya
Selain garam, sebaiknya juga tidak menggunakan tambahan gula. Ini karena pengidap diabetes perlu membatasi asupan kalorinya maksimum 1500 kkal per hari.
Nah, kalori ini tidak hanya didapat dari gula saja, tapi juga makanan lain, seperti daging, buah, dan sayur.
Jika ditambah dengan tambahan gula dikhawatirkan bisa melebihi asupan gula untuk diabetes yang disarankan.
Jadi, pastikan menu makanan untuk penderita diabetes dan hipertensi baiknya dibuat sendiri sehingga Anda bisa mengatur banyaknya garam dan gula yang digunakan.
4. Batasi kopi
Kafein dapat meningkatkan gula darah dan tekanan darah. Oleh karena itu, jika Anda memang penggemar kopi, aturan sehat dalam mengonsumsinya perlu dipahami.
Jika Anda memiliki gula darah atau tekanan darah yang tinggi setelah minum kopi, batasi asupan kafein Anda menjadi 200 miligram, sekitar 2 cangkir kopi per hari.
Hindari cara menyeduh kopi menggunakan french press atau espresso, namun pilihlah kopi yang dibuat dengan kertas filter.
Kertas filter akan menyerap senyawa berminyak di biji kopi yang disebut cafestol, yang dapat meningkatkan kolesterol.
Anda juga dapat mempertimbangkan untuk beralih ke kopi tanpa kafein karena beberapa penelitian menunjukkan hal itu dapat mengurangi gula darah.
5. Pentingnya asupan kalium
Tidak cuma gula dan garam yang perlu diperhatikan makanan untuk penderita diabetes dan hipertensi. Salah satunya mineral, yakni kalium juga perlu terpenuhi asupan hariannya.
Kalium dapat mengurangi efek sodium yang dapat membantu mengendalikan tekanan darah.
Pisang baik untuk penderita diabetes dan menjadi sumber kalium yang menyehatkan penderita hipertensi.
Begitu juga melon, brokoli, wortel mentah, kacang, kentang, roti gandum, dan kacang-kacangan.
Namun, pada penderita yang mengalami komplikasi diabetes, seperti nefropati diabetik, terlalu banyak kalium justru dapat membuat masalah ginjal menjadi lebih buruk.
Tanyakan pada dokter jika perlu untuk membatasi berapa banyak kalium yang Anda perlukan, agar pola makan untuk diabetes dan hipertensi yang Anda terapkan tidak salah.
Walaupun disebutnya pola makan, sebenarnya tidak cuma makanan yang diperhatikan saja untuk penderita diabetes dan hipertensi.
Bir, wine, dan cocktail juga mengandung gula dan akan menyebabkan kadar gula darah, tekanan darah, serta trigliserida meningkat.
Tidak hanya itu, alkohol juga merangsang nafsu makan dan dapat menyebabkan Anda makan berlebihan. Untuk itu, membatasi semua jenis minuman tersebut adalah kuncinya.
Bagi pria, Anda harus membatasi diri menjadi maksimal 2 gelas alkohol per hari. Sementara wanita, batasi konsumsi alkohol maksimal 1 gelas per hari.
7. Hindari makanan tinggi lemak
Hindari lemak trans alias minyak terhidrogenasi parsial yang ditemukan dalam makanan yang digoreng dan dipanggang.
Selain itu, jangan lupa batasi asupan lemak jenuh, yang sebagian besar ditemukan di potongan lemak daging dan produk susu lemak.
Ini karena keduanya dapat meningkatkan kolesterol yang menyebabkan penyakit jantung.
Sesekali, Anda boleh saja mengonsumsi makan tak sehat. Hanya saja, pastikan Anda mengontrol porsinya.
Jika Anda ingin makan es krim, Anda bisa memesan yang ukuran kecil. Ingin makan kue? Bagi dualah dengan pasangan atau teman Anda.
Bagaimana saat makan di restoran fast food? Jangan pesan kentang goreng dan gantilah dengan salad.
Tag
Berita Terkait
-
Berapa Kadar Gula Darah yang Normal? Kandungan di Tubuh akan Mengindikasikan Prediabetes atau Diabetes
-
Yuk Jalani Pola Hidup Sehat, Cara Mencegah Gagal Jantung
-
Penderita Diabetes Lebih Rentan Terkena Cacar Monyet, Simak Penjelasan Dokter
-
Air Kencing Dikerebungi Semut, Waspada Terpapar Diabetes
-
Ciri Rambut Alami Penuaan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis
-
Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia
-
Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI
-
Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?
-
LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun
-
Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi
-
Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia
-
Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT
-
PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah
-
Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade