TANTRUM - Hacker Bjorka bikin kuping para pejabat yang dibocorkan data pribadinya, panas. Ulah hacker Bjorka pun berhasil menarik perhatian publik.
Tidak tanggung-tanggung, hacker Bjorka membobol data-data privasi milik para pejabat Johnyy G. Plate, Erick Thohir, Puan Maharani, Luhut Binsar Pandjaitan dan Denny Siregar.
Tak hanya itu saja, Bjorka juga mempublikasikan data tentang kasus pembunuhan aktivis HAM, Munir Said Thalib.
Ulah sang hacker rupanya tidak hanya menjadi sorotan masyarakat Indonesia di jagat media sosial. Eksistensinya mematik perhatian dua hacker Indonesia.
Mengenakan topeng anonymous, dua hacker yang mengaku dari Indonesia ini menyoroti ulah Bjorka. Mereka mengaku bernama Bejo Kere dan Bejo Sekali.
"Saya bejo kere dan saya bejo sekali siap membantu kominfo untuk meretas balik Bjorka," kata dua hacker tersebut dikutip akun TikTok @wahyu3wijaya, dikutip dari suara.com, Selasa (13/9/2022).
Dua hacker Indonesia ini lantas memberi ultimatum pada Bjorka untuk tidak mengganggu Indonesia lagi.
"Ingat jangan macam-macam dengan negara kami. Karena 1x24 jam anda akan kami retas. Ingat itu," ujarnya.
Sontak saja pernyataan dua hacker Indonesia langsung dibanjiri beragam komentar dari warganet.
Baca Juga: Kapan Waktu Sholat Hajat? Ini Tata Cara Lengkap dengan Bacaan Niat
"Bjorka level god hacker Indonesia level preis mana yang menang ya," ucap salah satu akun.
"Yakin bang ngelawan Bjorka? Nanti nggak sanggup," cetus akun yang lain.
"Tetap saya dukung Bjorka," sahut akun lain.
"Di tunggu video terbaru saat berhasil serang Bjorka," timpal akun lain lagi.
Kenapa Peretas Bjorka Mendapat Dukungan?
Seiring ulahnya yang terus merebak, hacker Bjorka semakin populer di kalangan netizen Indonesia. Bahkan nama akun anonim Bjorka beberapa kali jadi trending topik Twitter.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim