TANTRUM - 'Gerakan Jawa Tengah Melawan Osteoporosis' dihelat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Acara ini didukung Persatuan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) di komplek Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat, 16 September 2022.
Selain itu, gerakan melawan osteoporosis mendapat sokongan penuh Le Minerale, air mineral dengan mineral essensial yang seimbang untuk tubuh.
Ketua Perwatusi, Anita A. Hutagalung, mengaku bersyukur, sebab, kolaborasi Perwatusi dengan Pemprov Jateng dan pihak swasta untuk menggaungkan kepedulian terhadap osteoporosis atau keroposan pada tulang.
“Jateng memiliki komitmen yang kuat melawan osteoporosis,” tegasnya.
Untuk mencegah osteoporosis, Anita mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan tulang sejak dini. "Menjalani gaya hidup sehat, aktif, terpapar sinar matahari, serta memenuhi kebutuhan tubuh akan mineral, termasuk melalui air minum," ujarnya.
Pihaknya berterima kasih atas dukungan para pihak pada gerakan melawan osteoporosis di Semarang. “Oleh karenanya, kami sangat berterima kasih, Le Minerale telah menjadi bagian dari gerakan melawan osteoporosis. Le Minerale memiliki kandungan mineral esensial yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tulang kita,” katanya.
Hendaknya upaya edukasi bersama Perwatusi ini akan memperkuat dalam menjaga kesehatan masyarakat indonesia, khususnya kesehatan tulang, imbuhnya.
Pencanangan dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dengan Ketua Perwatusi Anita A Hutagalung. Jateng. Melawan osteoporosis di Jateng ini merupakan tindak lanjut dari gerakan nasional melawan osteoporosis yang dicanangkan Wakil Presiden RI.
Osteoporosis, kerap dikenal dengan sebutan keropos tulang. Suatu penyakit tulang sistemik yang ditandai oleh menurunnya kekuatan tulang, sehingga tulang mudah patah.
Baca Juga: Asal Usul Berdirinya Es Cendol Elizabeth di Bandung, Ada Kaitan dengan Ratu Elizabeth?
Mengutip data Kementerian Kesehatan, Ganjar Pranowo menegaskan, meningkatnya usia harapan hidup masyarakat Indonesia, juga berpotensi meningkatnya penyakit degeneratif, termasuk osteoporosis.
"Dampak osteoporosis bukan hanya pada fisik, namun juga psikis, ekonomi, dan sosial. Penyakit ini tidak bergejala. Kita baru tahu osteoporosis saat terjadi patah tulang dan dapat berakibat fatal. Jateng melawan osteoporosis, hadapi dengan gayeng, ayooo senam osteooo” ujar Ganjar lantang.
Ia bersama yang 1000 lebih relawan melawan osteoposis melakukan osteodance dengan dumble air minum kemasan botol Le Minerale.
Menanggapi Ganjar, Anitha mengingatkan. Salah satu pemahaman keliru tentang osteoporosis, menurutnya, adalah anggapan bahwa penyakit ini hanya terjadi kepada orang lanjut usia atau lansia.
"Kalau menangani osteoporosis kepada lansia, itu sudah terlambat," ujarnya. Sebab itu, penting mencegah terjadi osteoporosis sejak dini.
Pahami dulu kapan massa tulang puncak terjadi. Massa tulang puncak terjadi pada usia 20 sampai 30 tahun. Kemudian menurun perlahan hingga usia 45 tahun. Untuk perempuan, massa tulang langsung anjlok pada usia 45 karena memasuki masa menopause. Sementara pada laki-laki, massa tulang melandai pelan-pelan seiring bertambahnya usia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Tim Favorit Justru Paling Tertekan di Piala Dunia 2026, Benarkah?
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
5 Sheet Mask dengan Kandungan PDRN Agar Kulit Kencang dan Bebas Keriput
-
IMI Awards Apresiasi Industri hingga Atlet Otomotif Nasional
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Sinopsis Film Sihir Tanah Kubur: Teror Mistis Menggugat Iman dan Keluarga
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Pakar Beri Peringatan Soal Tren Sunscreen di Media Sosial
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Di Balik Ban Kapten, Ada Sisi Psikologi yang Menentukan Nasib Sebuah Tim