TANTRUM - Kesusupan, atau sering orang sebut dengan kesusuban, adalah kondisi ketika benda kecil masuk dan terjebak di kulit. Padanan kata kesusupan atau kesusuban dalam bahasa Sunda adalah kasura.
Benda kecil yang masuk ini biasanya berupa serpihan kayu. Meski begitu, potongan kaca, logam, dan plastik juga bisa berukuran sangat kecil hingga menyebabkan kesusupan.
Biasanya, kesusupan terjadi pada kulit telapak kaki dan tangan. Anda mungkin bisa mengalaminya saat berjalan tanpa alas kaki di luar rumah.
Namun, menyentuh benda yang terdapat serpihan kayu juga bisa menyebabkannya. Walaupun yang terjebak adalah serpihan kecil, kondisi ini menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman.
Selain itu, melansir Kids Health, dicuplik dari laman Hello Sehat, Selasa, 20 September 2022, gejala atau tanda lain juga bisa muncul bila Anda mengalami kesusupan, seperti di bawah ini.
- Bintik kecil atau garis di bawah kulit.
- Seperti ada sesuatu yang tersangkut di bawah kulit.
- Rasa sakit di area masuknya serpihan.
- Terkadang muncul kemerahan, bengkak, terasa hangat, atau keluar nanah (tanda infeksi).
Menurut dr. Damar Upahita dari Hello Sehat, meski umum terjadi, kesusupan tentu cukup mengganggu. Untungnya, kondisi ini bisa diatasi dengan mudah di rumah.
Biasanya saat ini terjadi, kebanyakan orang akan terburu-buru mengeluarkan serpihan kayu yang terjebak dengan memencet atau mencubit kulit.
Nyatanya, cara ini kurang tepat. Alih-alih menyembuhkan kesusupan, cara ini malah akan membuat serpihan kayu rapuh dan hancur, sehingga lebih sulit dikeluarkan.
Baca Juga: Arab Saudi Akan Beri Izin Konsumsi Minuman Beralkohol di Pulau Sindalah Laut Merah
Jadi, harus bagaimana? Tenang dan ikuti beberapa cara aman menghilangkan kesusupan berikut ini.
1. Bersihkan area kulit yang kesusupan
Sebelum mengeluarkan serpihan kayu yang terjebak di dalam kulit, American Association of Dermatology menyarankan untuk mencuci area yang terkena lebih dahulu.
Tujuannya untuk mencegah infeksi karena kesusupan bisa menimbulkan luka terbuka. Jadi, cucilah tangan Anda terlebih dahulu dengan sabun dan air mengalir.
Lalu, lanjutkan dengan membersihkan area kulit di mana terdapat serpihan kayu menggunakan sabun dan air hangat, kemudian keringkan menggunakan handuk kering.
2. Rendam air hangat
Selain membersihkan area luka kesusupan, cara aman untuk mengatasi kondisi ini juga bisa dengan merendam bagian kulit yang terkena menggunakan air hangat.
Air hangat bisa membantu melembutkan kulit, sehingga memudahkan serpihan kayu untuk dikeluarkan.
Meski begitu, cara ini tidak selalu perlu dilakukan. Misalnya, menghilangkan kesusupan pada anak tidak perlu selalu melalui tahap ini karena kulitnya yang cenderung masih lembut.
3. Keluarkan serpihan menggunakan pinset
Jika serpihan kayu yang masuk ke dalam kulit mencuat atau terlihat ujungnya, Anda bisa menggunakan pinset untuk menjepit serpihan dan menariknya keluar.
Namun, pastikan Anda sudah mensterilkan ujung pinset ini menggunakan alkohol. Jika sudah steril, tarik serpihan kayu menggunakan pinset ke arah yang sama saat memasuki kulit.
Pastikan Anda tidak menekan dengan keras serpihan kayu ini karena bisa membuatnya pecah atau hancur, sehingga sulit dikeluarkan.
4. Keluarkan serpihan menggunakan jarum dan pinset
Berbeda dengan kondisi di atas, jika serpihan kayu yang masuk tertanam seluruhnya di bawah kulit, Anda bisa menggunakan jarum dan pinset untuk mengeluarkannya.
Cara menggunakan jarum dan pinset untuk menghilangkan kesusupan dimulai dengan membasahi jarum dan pinset dengan alkohol atau membakar ujungnya agar steril.
Lalu, tusukkan jarum pada kulit yang terdapat salah satu ujung serpihan, kemudian dorong serpihan tersebut hingga mencuat. Ujung serpihan yang mencuat kemudian ditarik dengan pinset.
5. Bersihkan dan oleskan petroleum jelly
Setelah berhasil mengeluarkan serpihan dari kulit, Anda perlu kembali membersihkan area kulit tersebut menggunakan air dan sabun, kemudian keringkan.
Lalu, oleskan dengan petroleum jelly atau salep antibiotik untuk membantu menjaga kelembapan kulit, mempercepat proses penyembuhan luka, serta mencegah infeksi.
Lalu, tutup area kulit tersebut dengan perban agar tidak kotor dan Anda bisa beraktivitas seperti biasa.
Cara lain untuk menghilangkan kesusupan
Cara di atas memang merupakan langkah pertolongan pertama dasar yang wajib Anda kuasai untuk mengatasi kesusupan.
Meski begitu, ada beberapa cara lain yang diklaim efektif untuk menghilangkan dan mengeluarkan serpihan penyebab kesusupan. Berikut beberapa caranya.
1. Pakai lakban
Bagi Anda yang tak ingin menggunakan jarum dan pinset, lakban juga bisa Anda gunakan untuk menarik serpihan kayu yang masuk ke dalam kulit.
Cara menghilangkan kesusupan dengan metode ini, yaitu tempelkan lakban di atas area kulit yang terkena. Lalu, angkat lakban dengan lembut hingga serpihan ikut keluar.
2. Pakai garam epsom
Garam epsom juga bisa membantu menghilangkan kesusupan karena dapat menekan serpihan hingga keluar. Caranya, larutkan secangkir garam epsom pada satu baskom air hangat.
Lalu, rendam area kulit yang terkena selama 10 menit atau sesuai kebutuhan, kemudian keluarkan serpihan kayu dengan pinset secara perlahan.
3. Bawang putih
Menggunakan bawang putih ternyata juga bisa menjadi cara untuk mengatasi kesusupan. Rempah ini memiliki sifat antibakteri, sehingga bisa membantu menghilangkan serpihan.
Caranya, potong bawang putih menjadi dua bagian, kemudian taruh di atas area kulit yang terkena dan ikat serta tutup dengan perban luka.
4. Madu
Bukan cuma rasanya yang enak, madu juga bisa membantu menghilangkan serpihan. Madu disebut memiliki sifat antiseptik serta dapat melembutkan kulit Anda.
Caranya, oleskan madu ke area kulit yang terkena, kemudian tutup dengan perban selama beberapa jam atau semalaman. Jika sudah, serpihan kayu tersebut akan dengan mudah dikeluarkan.
Jika cara-cara di atas tak juga dapat menghilangkan kesusupan atau muncul tanda-tanda luka infeksi, sebaiknya konsultasikan kepada dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.
Tag
Berita Terkait
-
Penanganan ODGJ di Jawa Barat, Kekurangan Tenaga Ahli
-
Shopee PHK Karyawan, Berikan Pesangon dan Tambahan 1 Kali Gaji Plus Asuransi Sampai Akhir Tahun
-
Cegah Meluasnya Paparan HIV, PrEP Diterapkan di Kota Bandung
-
Seiring Waktu Lepas Sendiri, Jangan Sentuh Keropeng Cacar Monyet
-
Atasi Sendi dan Otot Kaku, Lakukan 5 Cara Ini untuk Melenturkan Badan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
Terkini
-
Mantri BRI Menembus Rimba dan Laut Demi Inklusi Ekonomi Masyarakat
-
Anime Kagurabachi Tayang April 2027, Trailer Ungkap Studio dan Staf Utama
-
Apa Itu Gangguan Tiroid? Bikin Diet Gagal Terus!
-
Prabowo Pastikan Ada Kompensasi bagi Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur
-
3 Bulan Nganggur, Steven Gerrard Dibidik Klub Championship
-
Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di RSUD Bekasi, Sampaikan Belasungkawa
-
HP Baterai 8000mAh Pertama! realme C100 Siap Meluncur 7 Mei, Awetnya Sampai 7 Tahun?
-
Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham
-
Marcos Santos Racik Taktik Baru, Arema FC Pede Hadapi Persebaya
-
Prananda Paloh Temui Bobby Nasution: NasDem Siap Dukung Apapun