BPA pada gilirannya berpengaruh pada gangguan sistem reproduksi, baik pada pria maupun wanita, berdampak pada diabetes, obesitas, gangguan sistem kardiovaskular, gangguan ginjal, kanker, dan perkembangan kesehatan mental pada anak-anak. Itu sebabnya, di beberapa negara maju, BPA sudah dilarang digunakan untuk perlengkapan makan dan minum pada bayi dan balita sejak 2011.
Saat ini, kemasan berbahan plastik polyethylene terephthalate (PET) lebih popular digunakan di seluruh dunia, karena dinilai lebih aman bagi kesehatan dan mudah didaur ulang agar ramah lingkungan. Ironisnya di Indonesia, pengusaha penguasa pasar AMDK justru dengan senang hati terus menggunakan plastik PET untuk semua produk kemasan botol dan gelas kecil, tapi sebaliknya berkeras mempertahankan plastik BPA pada galon guna ulang mereka.
Dengan demikian, sulit dimungkiri, alasan bisnis dan dominasi pasar galon guna ulang tampak jelas lebih dikedepankan, ketimbang nasib jutaan konsumen di Indonesia yang kesehatannya dipertaruhkan karena asupan BPA dalam air minum selama bertahun-tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kronologi Lengkap Oknum Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset Demi 'Travel Grant'
-
Teror Badut Gendong Siap Mengoyak Jagat Sinematik Horor Indonesia!
-
3 Rekomendasi Pelembap Mengandung Zinc Oxide, Bisa Redakan Kemerahan hingga Kontrol Sebum
-
Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal
-
Program Vokasi Nasional Rp 2,12 T Resmi Diumumkan, Jaring Lulusan SMK dan Karyawan PHK
-
Perempuan, Gengsi Sosial, dan Kebiasaan Beli Dulu Bayar Nanti
-
Titipkan Hewan Kurban ke Irfan Hakim, Presiden Prabowo Pilih Kerbau India Ukuran Jumbo
-
Harga Sawit Anjlok saat Harga Pupuk Tinggi, Petani Siak: Hidup Benar-benar Tertekan
-
Aturan Ekspor Lewat Danantara Sumberdaya Indonesia Masih Abu-abu: Ternyata Tak Segampang Itu!
-
Pramono Wukuf di Arafah, Wagub Rano Karno Pimpin Jakarta Rayakan Idul Adha