TANTRUM- Halloween akan segera tiba, hampir seluruh taman hiburan di Jepang ikut merayakannya, termasuk Universal Studios Japan (USJ).
USJ di Osaka secara spesial menghidupkan kembali salah satu acara rutinnya ini, Halloween Horror Nights dengan penuh keseruan dan bisa dikatakan, mengerikan.
Selama dua tahun terakhir, Halloween di USJ sempat diperkecil akibat pandemi Covid-19, namun untuk tahun ini akan kembali digelar dengan banyak kegiatan dan atraksi yang menakutkan hingga tanggal 6 November mendatang.
Dilansir Timeout, dicuplik dari Japanese Station, Sabtu, 24 Septemebr 2022, Halloween Horror Nights tahun ini tidak hanya menampilkan satu tapi tiga labirin horor.
Pengunjung dapat merasakan Universal Monsters: Legend of Fire labirin yang terkenal di Universal Orlando, yang terdapat Werewolf, Frankenstein, dan Dracula.
Ada juga labirin survival horror bertema Resident Evil (franchise video game ini dikenal sebagai 'Biohazard' di Jepang).
Di sini pengunjung harus bertarung dan menghindari gigitan zombie saat menyelesaikan misi kelompok untuk bisa keluar hidup-hidup.
Labirin horor Cult of Chucky juga kembali dan kali ini berlatar di rumah sakit dengan boneka pembunuh menyeramkan yang kabur.
Setelah matahari terbenam dari pukul 6 sore, pengunjung dapat menemukan zombie aneh berlumuran darah berkeliaran di jalan-jalan New York.
Baca Juga: Viral di TikTok! Teori Konspirasi Kiamat 24 September 2022 tapi Tak Terbukti
Di panggung Gramercy Park terdapat pertunjukan Ratata Dance. Zombie-zombie yang ramah ini akan menari mengikuti irama yang ceria bersama dengan boneka beruang zombifikasi Hamikuma.
Beberapa atraksi Halloween Horror Nights di Universal Studio Japan memerlukan reservasi terlebih dahulu di aplikasi resmi mereka. Kunjungi situs resmi Universal Studios Japan untuk informasi lebih lanjut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Gen Z dan Tradisi Ramadan yang Mulai Bergeser: Nilai Lama vs Gaya Baru
-
Setelah Affan Kurniawan, Pelajar Ini Menyusul Gugur di Tangan Aparat: Kapan Trauma Ini Berakhir?
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Kritik Dibungkam atas Nama HAM: Salahkah Rakyat Menentang MBG?
-
Tren Pelihara Kucing Makin Naik, Nutrisi Anabul Jadi Perhatian Utama
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Diprediksi Habiskan Uang LPDP Hampir Rp6 Miliar!
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Apakah Makan dan Minum Membatalkan Wudhu? Simak Penjelasan Hukum Fiqihnya
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar