TANTRUM - Penganiayaan driver ojek online di SPBU Majapahit, Kota Semarang, berbutut panjang. Pengemudi ojol lainnya yang tidak terima atas perlakuan pelaku penganiayaan itu turun tangan.
Mereka melakukan pencarian dan menganiaya balik si pelaku. Para ojol kemudian menemukan pelaku di sebuah kafe kota Semarang. Setelah itu terjadilah keributan antara kedua belah pihak.
Salah satu pelaku yang menganiaya pengemudi ojol di SPBU Majapahit kemudian meninggal dunia.
Hal itu disampaikan Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lombantoruan.
"Penyebab meninggalnya terduga pelaku ini karena dikeroyok oleh para rekan korban dengan cara dipukul dan diinjak-injak," jelasnya, di Mapolda Jateng, Senin (26/9/2022).
Terduga pelaku meninggal saat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang.
“Dikeroyok oleh rekan-rekan sesama ojol. Meninggal karena dipukul pakai tangan kosong dan helm lalu ketika terjatuh kemungkinan diinjak-injak,” ujarnya.
Polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka buntut tewasnya pelaku pengeroyokan driver ojol di Semarang, Jawa Tengah. Tersangka masih bisa bertambah.
Sementara itu, Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar mengatakan dalam peristiwa penyidik akan melakukan pendalaman terhadap empat orang tersangka, dilengkapi dengan bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi yang ada.
Baca Juga: Polda Sumut Periksa Istri dari Bos Judi Online Apin BK
Empat orang yang sudah ditangkap adalah Budi Sarwono, Nugroho Saputro, Zaini Dahlan, dan Harlan. Mereka akan dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pasar Forex Lagi Tenang, Tapi Ada Sinyal Bahaya yang Diincar Investor Besar
-
22 Vespa Kesayangan Ludes Terbakar di KM Mutiara Sentosa II
-
Punya Rumah Makin Mudah, KPR BRI di Danantara Housing Expo 2026 Tawarkan DP 1%
-
Manfaat Timun untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Minat Asing pada Kopi dan Buah-buahan Turun, Ekspor Pertanian Jadi Susut
-
Fenomena 'Ghosting' Rekrutmen: Ketika Perusahaan Menuntut Profesionalisme tapi Lupa Etika Dasar
-
Diaspora Indonesia Berburu Suaka AS Demi Menghindari Deportasi Massal Era Donald Trump
-
BRI Dukung Transformasi PMI di Taiwan Menjadi Wirausaha Produktif
-
BRI Tegaskan Komitmen Pemerataan Layanan Perbankan di Daerah 3T Lewat Peran Aktif Mantri