Karena tidak semua perempuan terlahir memiliki selaput dara. Bahkan selaput dara juga dapat mengalami robek saat beraktivitas fisik, seperti bersepeda.
Ada juga selaput dara yang tidak robek walaupun sudah melakukan aktivitas seksual penetratif. Hemm, jadi bagaimana cara membedakan perempuan yang masih perawan dan yang sudah tidak perawan?
Dampak dari Stigma Keperawanan
Stigma negatif sosial tentang keperawanan perempuan tentu memberikan dampak terhadap psikologi perempuan yang bersangkutan.
Entah merasakan malu, bersalah, atau takut dicemooh. Yang pasti stigma negatif tersebut dapat berdampak buruk terhadap kesehatan mental.
Lebih jauh lagi stigma tersebut dapat mengganggunya untuk melaporkan tidakan kekerasan seksual yang dialami kepada pihak yang berwenang.
Selanjutnya, ia juga enggan untuk melakukan konsultasi kepada tenaga kesehatan karena dianggap telah melakukan tindakan amoral.
Hingga pada akhirnya timbul rasa tidak percaya diri untuk mencari dan mendapatkan informasi penting terkait kesehatan seksual.
Intinya, setiap orang memiliki cara pandang berbeda tentang keperawanan ini. Oleh karenanya kita harus menghargai mereka yang memilih dan menerapkan prinsip seksualitas yang berbeda.
Baca Juga: Mutasi Kendaraan Selesai Hanya 1 Hari! Penerapan BPKB Elektronik Sedang Dikembangkan
Lebih penting dari itu ialah kita mampu untuk saling menghargai perbedaan persepsi, karena pada prinsipnya setiap manusia sama-sama berharga. (Muhamad Hasanudin)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi AhmadNagita Slavina
-
Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux
-
Catatan Positif dan Negatif Lionel Messi saat Argentina Tundukkan Austria di Piala Dunia 2026
-
Apa Itu Marshall dalam Lari dan Berapa Gajinya? Jangan Kaget Kalau Diperingatkan
-
KPAI Sesalkan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam: Itu Eksploitasi dan Manipulasi Anak!
-
Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU
-
Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film
-
Waspada! Dehidrasi hingga Hipertensi Bisa Picu Gagal Ginjal
-
Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO
-
Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa