TANTRUM - Selain murah dan mudah dilakukan, lari adalah olahraga yang sangat baik bagi kesehatan. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa lari, khususnya joging, mampu menurunkan risiko penyakit jantung.
Manfaat ini konon bisa lebih optimal jika kamu berolahraga joging tanpa alas kaki. Tidak sedikit orang yang senang berlari tanpa menggunakan alas kaki.
Hal ini karena banyak yang beranggapan bahwa lari tanpa sepatu terasa lebih nyaman dan membuat kaki bergerak lebih leluasa.
Selain itu, ada anggapan manfaat lari tanpa alas kaki bisa meminimalkan risiko mengalami cedera. Benarkah demikian?
Anggapan tersebut ternyata tidak jauh berbeda dengan yang dikatakan dr. Alvin Nursalim, SpPD di laman Klik Dokter, dilansir Minggu, 2 Oktober 2022.
Beberapa penelitian menyebutkan bahwa lari tanpa menggunakan alas kaki bisa mendatangkan manfaat, seperti:
1. Memperkuat Otot Kaki
Manfaat lari tanpa sepatu dapat memperkuat otot, tendon, dan ligamen kaki. Tidak hanya itu, lari tanpa alas kaki juga mempertajam sensitivitas saraf sensorik dan motorik di bagian kaki.
Soalnya, kaki melakukan kontak langsung dengan permukaan tanah.
Baca Juga: Hujan akan Turun Diseluruh Wilayah Jawa Barat
2. Memperlancar Aliran Darah
Apakah kamu suka mengalami kram kaki akibat duduk terlalu lama? Jika ya, lari tanpa alas kaki mungkin bisa jadi solusinya.
Kontak kaki dengan permukaan secara langsung dapat membuat aliran darah lebih lancar dan mengurangi risiko terjadinya kram.
3. Mendukung Keseimbangan Tubuh
Sensasi bersentuhan dengan permukaan tanah yang dirasakan langsung oleh kaki membuat tubuh bergerak dengan lebih optimal.
Manfaat ini pada gilirannya mendukung keseimbangan tubuh menjadi lebih baik.
4. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Manfaat joging tanpa alas kaki bisa meningkatkan daya tahan tubuh kamu. Sebab, aktivitas ini membuat fungsi sel darah putih dan merah menjadi lebih optimal.
Peningkatan fungsi sel darah putih dan merah bisa bikin daya tahan tubuh kamu jadi lebih baik.
Risiko Lari Tanpa Alas
Meskipun memiliki sejumlah manfaat, lari tanpa alas kaki juga bisa menyebabkan sejumlah kerugian. Beberapa kerugian yang dimaksud, diantaranya:
1. Cedera
Lari tanpa alas kaki bisa menyebabkan cedera otot. Hal ini terutama terjadi ketika lari dilakukan tanpa persiapan yang matang.
Cedera juga bisa dialami sendi lutut dan tempurung kaki. Pasalnya, lari tanpa alas kaki membuat penekanan berlebih pada bagian tersebut.
2. Nyeri Tumit
Apakah kamu pernah mengeluhkan nyeri tumit setelah lari tanpa alas kaki? Kondisi ini memang sangat mungkin terjadi.
Soalnya, rasa sakit berlebih yang diterima kaki saat lari tanpa alas kaki bisa memicu plantar fasciitis. Plantar fasciitis adalah keadaan yang memicu terjadinya rasa nyeri pada tumit.
3. Berisiko Mengalami Luka
Lari tanpa alas kaki bisa bikin kamu lebih berisiko mengalami luka. Kondisi ini berbahaya karena luka terbuka bisa membuat kamu lebih berisiko terinfeksi kuman.
4. Kapalan
Dengan berlari tanpa alas kaki, kamu juga lebih berisiko mengalami kapalan. Kapalan adalah kondisi kulit mengeras dan menebal.
Kapalan menyebabkan kulit terlihat kering dan berwarna putih kekuningan. Umumnya, kapalan terjadi pada area tumit.
5. Berisiko Terinfeksi Kuman
Tanpa perlindungan sepatu, kaki akan berkontak langsung dengan permukaan tanah. Hal ini membuat bakteri dan kuman penyebab penyakit lebih mudah hinggap di kaki. Risiko terjangkit penyakit pun semakin besar.
Cara Lari Tanpa Alas Kaki yang Aman
Lari tanpa alas kaki maupun menggunakan sepatu sama-sama memiliki manfaat dan risiko masing-masing.
Manfaat dan risiko ini juga sangat bergantung dengan kondisi tubuh orang yang melakukannya, persiapan, dan medan yang dijadikan lintasan berlari.
Jika kamu terbiasa lari menggunakan sepatu, tak ada salahnya untuk menggunakannya. Namun, apabila kamu ingin mencoba lari tanpa pakai alas kaki, sebaiknya lakukan persiapan yang matang, seperti:
- Mempersiapkan kondisi kaki untuk menghadapi medan lintasan yang digunakan untuk berlari. Pastikan tidak ada luka terbuka pada kaki.
- Berkonsultasilah terlebih dahulu kepada dokter, pelatih, atau orang yang ahli supaya aktivitas lari tanpa alas kaki yang kamu lakukan nantinya tidak berujung pada gangguan kesehatan.
- Pastikan jalur yang akan kamu lewati aman dari ancaman, misalnya batu atau pecahan kaca yang berpotensi menyebabkan luka pada kaki.
Lari adalah jenis olahraga aerobik yang baik untuk kesehatan jantung. Baik lari tanpa alas kaki ataupun menggunakan sepatu, kamu tetap perlu menjadikan olahraga ini sebagai rutinitas.
Meski begitu, pastikan kamu tetap melakukan persiapan matang, ya! Agar manfaat lari yang diperoleh lebih optimal dan risikonya dapat diminimalkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Idulfitri 2026 di Solo, Ini Panduan Lengkap Salat Id dan Tradisi Khas Kota Budaya
-
Niat dan Tata Cara Mandi Sebelum Sholat Idulfitri, Perhatikan Urutannya
-
Idulfitri 2026 di Jogja: Panduan Salat Id dan Tradisi Khas Kota Pelajar
-
Setelah Puasa Ramadan Sebulan, Bolehkah Berhubungan Suami Istri di Hari Raya Idulfitri?
-
Menyambut Idulfitri 2026: Panduan Lengkap Salat Id dan Keutamaannya
-
Program Di Mudikin Sprite Antar Ratusan Pemilik Warung Pulang Kampung
-
Konspirasi Basa-Basi: Lebaran Itu Silaturahmi atau Ruang Interogasi?
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Palembang 20 Maret 2026: Sahur & Magrib Terakhir Ramadan, Catat Waktunya
-
Imsak Bandar Lampung 20 Maret 2026: Waktu Sahur Terakhir, Jangan Sampai Terlewat
-
Jadwal Imsak Jakarta 20 Maret 2026: Batas Sahur di Akhir Ramadan, Catat Waktu Subuh Hari Ini