TANTRUM - Karbohidrat adalah salah satu sumber energi yang dibutuhkan tubuh. Namun, akibat kelebihan karbohidrat malah bisa menimbulkan masalah kesehatan.
Karbohidrat merupakan sumber energi utama pada tubuh dan dijadikan bahan bakar untuk beberapa organ vital seperti ginjal, saraf pusat, dan otak. Karbohidrat kompleks, jenis yang lebih sehat, diperlukan tubuh agar bisa bekerja secara optimal.
Menurut dr. Devia Irine Putri di dalam tubuh, karbohidrat akan dipecah menjadi bentuk energi sederhana yang disebut glukosa. Kemudian, tubuh menggunakan insulin untuk membawa glukosa ke dalam sel.
Ketika terlalu banyak karbohidrat yang dikonsumsi, kadar gula darah melonjak, insulin meningkat, dan akibatnya berat badan akan bertambah.
Lalu, apa saja akibat kelebihan karbohidrat untuk kesehatan dan apa saja gejalanya jika kamu kelebihan karbohidrat? Simak penjelasan lengkapnya pada artikel berikut.
Mengutip data dari Food and Drug Administration (FDA), dalam sehari karbohidrat membentuk 45-65 persen dari total kalori harian. Dalam kondisi yang normal, karbohidrat disarankan hingga setengah total kalori.
Jika asupan 2.000 kalori per hari, maka porsi karbohidrat yang dikonsumsi sebanyak 225-325 gram, setara dengan satu centong nasi penuh atau tiga potong roti.
Sebaiknya tidak berlebihan dalam mengonsumsi karbohidrat, karena akan membawa dampak tidak baik untuk kesehatan.
Baca Juga: Radot Valentino Sudah Tak Punya Hasrat Komentari Liga 1
Berikut beberapa dampak kelebihan karbohidrat yang perlu kamu ketahui:
1. Mudah Lelah
Mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat bisa membuat tubuh menjadi mudah lelah karena naiknya gula darah. Jika kamu makan siang dengan jumlah karbohidrat berlebihan, dampaknya bisa membuat sulit tidur pada malam hari. Hal ini akan berpengaruh pada produktivitas keesokan harinya dan membuat tubuh mudah lelah.
2. Bertambahnya Berat Badan
Kebiasaan mengonsumsi karbohidrat berlebih tidak hanya dari makanan berat atau makanan utama, tapi bisa juga dari makanan ringan, misalnya keripik, makanan cepat saji, pizza, minuman manis, dan biskuit.
Orang yang mengonsumsi karbohidrat berlebih akan mengalami kenaikan insulin dan membawa dampak negatif pada tubuh, misalnya berat badan menjadi naik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman
-
FIFA Umumkan 170 Perangkat Pertandingan Piala Dunia 2026, Termasuk 6 Wasit Wanita
-
Soroti Pendidikan, Melly Goeslaw Usulkan Ekonomi Kreatif Masuk RUU Sisdiknas
-
Ramai Polemik Blokir Komdigi: Magdalene dan Kritik Warganet Dibungkam?
-
Bejat! Ini 7 Fakta Kasus Guru SMP Kirim Chat Mesum ke Murid di Blora
-
4 Mobil 7-Seater yang Aman Pakai Pertalite, Solusi Hemat BBM bagi Keluarga Muda
-
Cara Mengatasi Baterai Boros Setelah Update HyperOS di HP Xiaomi
-
Strategi Hery Gunardi Bawa Transformasi BRI Menuju Era Perbankan Modern dan Inklusif
-
Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu
-
Gaji Minimum, Beban Maksimum: Krisis Mental Health Para Pekerja UMR