TANTRUM - Saat ini, aplikasi WhatsApp menjadi salah satu aplikasi yang paling banyak digunakan masyarakat.
Tak berlebihan jika dikatakan bahwa aplikasi perpesanan WhatsApp sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan bagi beberapa orang.
Aplikasi ini kerap digunakan untuk saling bertukar pesan urusan pribadi, bisnis, hingga pekerjaan. WhatsApp merupakan tempat sapa virtual atau diskusi yang mudah dijangkau.
Sayangnya, sejumlah tipe ponsel dalam waktu dekat tak bisa lagi menggunakan WhatsApp karena sistem tidak mendukung. Hal ini telah dikonfirmasi langsung oleh Meta, pemilik WhatsApp.
Meta bilang bahwa mereka akan menghentikan dukungan untuk perangkat iPhone apa pun yang tidak dapat menjalankan iOS 12 atau lebih tinggi.
Pengguna iOS 11 dan yang lebih lama memiliki waktu hingga 24 Oktober 2022 untuk meningkatkan operating system (OS) mereka, dikutip dari Tech. Namun, belum jelas berapa banyak dari pengguna yang akan terpengaruh oleh berita ini.
Tipe utama yang akan terpengaruh adalah iPhone 5 dan 5c yang dapat menjalankan iOS 11 tetapi tidak dapat menjalankan iOS 12 atau sistem operasi berikutnya yang dirilis oleh Apple.
Dua OS tersebut pertama kali diluncurkan masing-masing pada 2016 dan 2017. Pengguna iPhone 4 dan 4s akan menghadapi masalah serupa karena alasan yang sama.
Pengguna Android
Baca Juga: Trending di Twitter, Kiper Legendaris Real Madrid Mengaku Gay
Nasib yang sama akan dialami oleh pengguna dengan perangkat Android yang menjalankan OS Android apa pun sebelum OS 4.1 atau umumnya dikenal sebagai JellyBean.
"Perangkat ini juga mungkin tidak memiliki pembaruan keamanan terbaru, tulis WhatsApp dalam laman resminya," tulis WhatsApp dalam laman resminya.
"Atau mungkin tidak memiliki fungsionalitas yang diperlukan untuk menjalankan WhatsApp," sambungnya.
Aplikasi yang menghentikan dukungan untuk model OS yang sudah ketinggalan zaman adalah praktik yang cukup umum.
Perusahaan yang memproduksi perangkat lunak secara teratur membuat keputusan sulit mengenai kapan harus berhenti meluncurkan pembaruan untuk iterasi sistem operasi yang lebih lama.
Bahkan untuk perusahaan seukuran Meta, tidak masuk akal apabila terus memperbarui aplikasi untuk model iOS yang semakin sedikit digunakan orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Curhat Driver Ojol di May Day 2026: Potongan Ganda Bikin Penghasilan Tergerus hingga 40 Persen
-
30 Poster Hari Pendidikan Nasional 2026, Gratis, Estetik, dan Siap Pakai!
-
Kalah dari Persita Tangerang, Jean-Paul van Gastel Soroti Finishing PSIM Yogyakarta
-
4 Scrub Mask Walnut yang Ampuh Angkat Sel Kulit Mati Tanpa Iritasi
-
May Day 2026: Ratusan Buruh Mulai Kepung Gedung DPR, Aksi Besar Digelar Usai Salat Jumat
-
4 Pelembab Kombinasi Nia-TXA Mulai Rp35 Ribu untuk Kulit Kusam Auto Glowing
-
Daftar Promo Hari Buruh 2026, Banyak Diskon Spesial Makanan dan Minuman
-
Bedak Herocyn untuk Apa? Manfaat, Kandungan, dan Efek Sampingnya
-
Harga Referensi CPO Mei 2026 Naik 6,06 Persen, Bea Keluar Tembus 178 Dolar AS per MT
-
Ambisi Baru Prabowo: Bangun Kota Buruh Terintegrasi, Hunian hingga Transportasi Disubsidi