TANTRUM - Penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2022 tahap akhir (tahap 5) wilayah Jawa Barat (Jabar) tertunda.
Hal ini dikemukakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat (Disnakertrans Jabar) Rahmat Taufik Garsadi pada acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Halaman Timur Gedung Sate Bandung, dua hari lalu (Selasa, 11/10/2022).
"Seharusnya penyaluran program BSU di Jawa Barat sudah selesai Oktober 2022, karena ada sejumlah kendala yang dihadapi," ucap Rahmat.
Salah satu kendala yang dihadapi dalam penyaluran Program BSU di Jawa Barat, lanjut Taufik, adalah terkait verifikasi data penerima, yang harus dipadukan atau dicocokan dengan data Kementerian Tenaga Kerja, BPJS Ketenagakerjaan dan Dinas Ketenagakerjaan Jabar.
"Pertama terkaiat dengan verifikasi, verifikasi ini dilakukan oleh Kemenaker, jadi data potensi penerima BSU di Jabar dari BPJS Naker masuk ke Kemenaker itu dipadankan dengan data keluarga PKH, penerima bantuan lain sehingga itu waktunya lama untuk memandakan itu," jelas Rahmat.
Permasalahan yang kedua, kata Rahmat, adalah adanya aturan penerima Program BSU harus memiliki rekening di Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara).
"Jadi yang diutamakan itu yang memiliki rekening di Bank Himbara. Jadi yang menerima harus punya rekening Himbara. Namun ada juga yang akan disalurkan melalui Pos," ungkapnya.
"Jadi yang belum menerima dipastikan Oktober ini akan menerima BSU," imbuhnya.
Lebih lanjut Rahmat memaparkan, sejauh ini penyaluran BSU tahun 2022 untuk wilayah Jawa Barat telah mencapai 77 persen dari total penerima yang mencapai 2,1 juta orang.
Baca Juga: Kulit Kering dan Flek Hitam? Enyahkan dengan 15 Masker Alami
"BSU di Jabar yang sudah disalurkan itu sudah mencapai 77 persen, besarannya 600 ribu per orang," paparnya.
Rahmat juga mengatakan, BSU tersebut bertujuan untuk menopang daya beli pekerja atau buruh dan untuk mendukung pemulihan ekonomi negara di tengah pandemi COVID-19 dan diberikan bagi pekerja/buruh penerima upah di bawah Rp3,5 juta per bulan.
source: Sonora
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
-
Iran Persiapkan Serangan Balasan ke Israel dan AS
-
Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
-
Tak Cuma Teheran, Amerika dan Israel Juga Serang Kota Lain di Iran
Terkini
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
-
Mau Glowing Luar Dalam? Cobain 200 Resep Sehat JSR dari dr. Zaidul Akbar
-
Libur Sekolah Lebaran 2026 Kapan? Ini Aktivitas yang Bisa Dilakukan
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Jabodetabek Sore Ini
-
5 Pemain Muda Super League yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Kabar Baik untuk Persib Bandung Jelang Hadapi Persebaya, Gelandang Rp17,38 Miliar Siap Comeback
-
Menhan AS Ancam Penantang Washington: Akan Bayar Harga Mahal!
-
Hukum Memakai Uang THR Anak Menurut Islam, Bolehkah?
-
Gurita Kekuasaan Keluarga Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud: Ketua DPRD, Walikota, Anggota DPR