TANTRUM - Riot Games telah merilis sebuah trailer baru berjudul ‘Turn the tides’ untuk gim online Valorant. Cuplikan video ini muncul beberapa hari setelah perusahaan mengonfirmasi kehadiran agen baru bernama Harbor di eposide baru Valorant.
Trailer resmi terkait agen baru di Valorant ini berfokus pada kemampuan Harbor dengan latar belakang yang mencakup dua kota terkemuka di India.
Cuplikan video ini juga menampilkan aksi pengejaran jalan dan ekspedisi untuk mencari artefak yang dilakukan oleh agen baru Harbor di wilayah India.
Dilansir dari Sportkeeda (12/10), pihak Riot Games dinilai berhasil menangkap imajinasi dari para pemain gim Valorant.
Melalui animasi dan cerita yang dihadirkan, trailer baru ini memberikan pandangan yang lebih dalam tentang agen baru Harbour yang akan hadir di Valorant.
Meski telah beredar banyak bocoran dan spekulasi, sejauh ini masih belum banyak yang diketahui tentang kemampuan Harbor di Valorant.
Namun, berdasarkan sejumlah sumber resmi, agen baru ini akan mempunyai kekuatan untuk memanipulasi air seperti menempatkan gelembung air yang tidak dapat ditembus.
Secara sekilas, trailer yang baru dirilis itu juga menghadirkan gambaran yang serupa dengan beberapa sumber tersebut.
Perlu diketahui, agen Harbor sebenarnya telah dikenal oleh beberapa pemain gim Valorant. Pada episode yang lebih lama, sosok yang kini menjadi agen di Valorant itu disebut sebagai Varun Batra dan mempunyai nama sandi ‘Mage’.
Video trailer dibuka dengan penampakan dua pengendara sepeda motor yang mengejar Harbor melalui gang sempit di Delhi.
Pada aksi kejar-kejaran ini, muncul sebuah dinding air diantara rentetan tembakan yang dilakukan oleh dua pengendara motor itu.
Latar kemudian berpindah dua bulan sebelumnya ketika Harbor berada di Mumbai. Bersama agent REALM lainnya, Kapten Greaves, Harbor dikisahkan tengah mengunjungi situs arkeologi yang menyimpan sejumlah peninggalan kuat meliputi gelang emas dengan tulisan misterius dan lima cincin.
Ketika secara kebetulan Harbor dan Kapten Greaves menemukan artefak tersebut, gelang itu langsung mengunci dirinya ke tangan Harbor.
Keduanya menyadari bahwa artefak itu berbeda dari peninggalan kuno lain yang pernah mereka temui di masa lalu.
Namun, saat Greaves mencoba mengambil gelang tersebut secara paksa, Harbor kemudian melarikan diri. Oleh karena itu, Harbor ditandai sebagai buronan dan mulai dicari oleh pihak REALM.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim