TANTRUM - BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut serta memperhatikan update (pembaruan) informasi cuaca maritim.
Pasalnya dengan kondisi cuaca ekterem kini, gelombang tinggi laut yang berpeluang terjadi di bagian wilayah perairan Indonesia yang dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.
BMKG melansir kejadian yang diperkirakan itu, bersamaan dengan adanya fase Bulan Mati/Baru pada 25 Oktober 2022 dan fenomena Perigee (Jarak terdekat Bumi-Bulan) pada 29 Oktober 2022 berpotensi meningkatkan tinggi pasang air laut maksimum.
Sehingga potensi banjir rob di tiap wilayah akan terjadi, dengan waktu, hari dan jam berbeda. Banjir rob dapat berdampak pada aktivitas bongkar muat di pelabuhan, kegiatan tambak garam dan perikanan darat, serta aktivitas keseharian warga yang bermukim di daerah pesisir.
Wilayah Pesisir Indonesia yang berpeluang terjadi Pasang Maksimum Air Laut di antaranya:
- Pesisir Sumatera Utara
- Pesisir Sumatera Barat
- Pesisir Lampung
- Pesisir Banten
Baca Juga: Mode Astrofotografi, Kini Dipunyai Samsung Galaxy S22
- Pesisir Jawa Tengah
- Pesisir Jawa Timur
- Pesisir Bali
- Pesisir Nusa Tenggara Timur
- Pesisir Kalimantan Barat
- Pesisir Sulawesi Utara
Tag
Berita Terkait
-
Potensi Hujan akan Turun di 7 Daerah di Jabar
-
Ditekuk Turki dalam Uji Tanding, 2 Masalah Ini Jadi Pemicu di Timnas Indonesia U-20
-
16 Daerah di Jabar Berpotensi Turun Hujan
-
Juara MTQ Internasional Malaysia, Qari Indonesia asal Kalimantan dan NTB
-
Terdeteksi di Indonesia, Ada 4 Kasus Subvarian Omicron XBB
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Mudik Lebaran 2026: 287 Ribu Orang Seberangi Selat Sunda, Volume Kendaraan Melonjak Tajam
-
SiCepat Ekspres Perkuat Rantai Pasok Industri Halal Nasional
-
Tanpa Perlu Makeup Tebal! 4 Tone Up Sunscreen SPF 50 untuk Kulit Cerah Natural
-
Hashim Jamin Perusahaan Afiliasi Prabowo Tak Ikut Tender Program 3 Juta Rumah
-
Siapa Herri Pras? Syekh Ahmad Al Misry Bantah sebagai Gurunya
-
Apresiasi bagi Pekerja, Wamenaker Berangkatkan 295 Buruh dalam Program Mudik Gratis 2026
-
Ibu Paksa Anak Kandung Bersetubuh dengan Pacar Divonis 13 Tahun Penjara
-
Media Belanda Tiba-tiba Heboh Soal Jens Raven Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Sambel Belut Gelut, Hidangan Langka yang Jadi Ide Kuliner dan Berbuka Puasa
-
Polda Metro Jaya Bongkar 86 Titik CCTV, Cari Jejak Pelaku Penyiram Air Keras Aktivis KontraS