TANTRUM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengapresiasi pembangunan yang dilakukan oleh Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka.
Menurutnya, Pemda Kota Surakarta berhasil membuat betah warganya melalui penataan kota yang baik. Salah satunya terlihat dari pedestrian yang nyaman bisa menarik perhatian pengunjung untuk jalan-jalan.
"Saya apresiasi infrastrukturnya lebih keren, nyaman, jadi lebih betah karena ciri kota itu harus bikin betah. Saya lihat, feeling-nya membuat betah itu luar biasa nyaman, bikin ingin turun, jalan-jalan itu bagus sekali," kata Ridwan Kamil di sela kunjungannya di Kota Surakarta, Jawa Tengah, kemarin (Jumat, 28/10/2022).
Ridwan Kamil datang ke Surakarta untuk menghadiri Acara Pasca KTT Y20 Presidensi G20 Indonesia.
Bahkan ia juga memberi nilai tinggi untuk tata Kota Surakarta. Menurutnya, Surakarta sekarang lebih keren, termasuk terkait kerajinan batiknya.
"Nilainya 8,5. Kalau bagus tentu diapresiasi. Saya baru ke sini dari bandara belum ke mana-mana. Ada rekomendasi toko batik yang bagus boleh," ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka bertemu dan menyampaikan pesan penting buat generasi muda.
Tiga kepala daerah ini bertemu menghadiri Acara Pasca KTT Y20 Presidensi G20 Indonesia di Pura Mangkunegaran, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Ridwan Kamil mengatakan, para pemuda di Indonesia harus bisa bermanfaat bagi siapapun, dapat berkontribusi, dan tidak membesarkan perbedaan.
Baca Juga: Brighton vs Chelsea, Premier League Matchday ke 14
"Manusia terbaik adalah manusia yang bermanfaat, dapat berkontribusi waktu, ilmu, tenaga, hingga harta. Intinya, pemuda tidak boleh bertengkar dan jangan membesar-besarkan perbedaan," kata Ridwan Kamil.
Selain itu, Ridwan Kamil menyampaikan, spirit para pemuda saat ini bukan lagi tentang kebebasan melainkan kesempatan. Artinya, para pemuda harus bisa melihat peluang dalam mencapai sesuatu.
"Tanggal 28 Oktober bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, sekarang top of mind-nya adalah kesempatan, mau jadi tokoh apa saja bisa," ujar Ridwan Kamil .
Sementara itu Ganjar Pranowo mengatakan, para pemuda saat ini memiliki jaringan yang besar di media sosial.
Hal tersebut dapat menjadi political pressure terhadap para pemimpin saat ini untuk memberikan pelayanan terbaik.
"Para pemuda punya jejaring yang besar, kemudian mereka punya keputusan dan pikiran yang sama. Ketika teriakan ini besar, maka akan menjadi political pressure dalam pengambilan keputusan," ungkap Ganjar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC