TANTRUM - Untuk memperkuat ketahanan pangan, Kecamatan Rancasari mencanangkan Kawasan tematik tanaman cengek atau cabai rawit dan buah mangga.
Camat Rancasari, Hamdani mengatakan, pencanangan kawasan cengek dan mangga ini untuk mengantisipasi inflasi dan resesi.
"Menurut para ahli dua komoditas yang mempengaruhi inflasi yakni cengek dan bawang. Kita lihat tanaman Cengek ini cocok untuk ditanam di daerah Rancasari dibanding bawang," katanya saat menjadi narasumber Podcast Ngariung Potensi Kewilayahan di Kecamatan Rancasari, ditulis Minggu, 30 Oktober 2022.
Menurutnya, sebanyak 10.000 tanaman cabai rawit telah ditanam di 3 Rukun Warga (RW) yakni di RW 10, 11, 13 Kelurahan Derwati.
"Kita launching 10 ribu ke tiga RW tersebut berbarengan dengan kegiatan Bandung Menanam Jilid IV kemarin," katanya.
Tanaman Cengek tersebut ditanam di pekarangan rumah warga dan lahan kosong lainnya.
Ia mengatakan, bibit tanaman cabai tersebut akan terus bertambah. Targetnya, dari 52 RW di Kecamatan Rancasari sebanyak 75 persennya siap menanam cabe rawit.
Saat ini, pihaknya telah menambah jumlah bibit cabai rawit menjadi 20.000 pohon.
"10 ribu lagi sudah banyak yang antre untuk mendapatkan bibit ini. Dalam satu bulan 20 ribu Cengek sudah terkumpul dari bantuan berbagai pihak, ini setara 5 hektar," katanya.
Baca Juga: Berpotensi Turun Hujan, 8 Daerah di Jabar Waspada
"3-4 bulan kedepan bisa panen, bisa menghasilkan 2 ton," imbunya.
Hamdani menargetkan, program kawasan Cengek ini menanam 75.000 pohon setara 10 hektar lahan.
Kawasan Kampung Buah Mangga berada di 2 RW yakni di RW 7 Kelurahan Derwati dan RW 4 Kelurahan Mekarjaya.
Di dua RW tersebut telah ditanam 110 pohon mangga saat Bandung Menanam Jilid I tahun 2019 silam
"Buah mangga, waktu Bandung menanam jilid 1, kita tanam 110 pohon. Sekarang sudah mulai berbuah, kita luncurkan kampung mangga," ujarnya.
Ia berharap, hadirnya kedua kampung tematik tanaman tersebut dapat membentuk ketahanan pangan mandiri di Kecamatan Rancasari.
Tag
Berita Terkait
-
Gerakan Menanam Bersama, Cara Pramuka Jabar Respons Ancaman Resesi 2023
-
Terinfeksi Gangguan Ginjal Akut Misterius, 16 Pasien di Jawa Barat Meninggal Dunia
-
Seluruh Faskes di Jabar Pantau Ketat Penyakit Gangguan Ginjal Akut
-
Diganti Mapel Pengembangan Karakter, Siswa SD dan SMP Surabaya Bakal Bebas PR
-
Tangani Gagal Ginjal Akut, Pemerintah Jawa Barat Bentuk Satgas
Terpopuler
Pilihan
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
Terkini
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Uang Jatah Rp7 Miliar Tiap Bulan: Inilah Alur Suap Eksklusif PT Blueray ke Oknum Bea Cukai!
-
Profil Liu Jianqiao Wasit Cina di Final Piala Asia Futsal 2026 Banyak Kontroversi
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Menstruasi itu Normal: Perempuan dengan Segala Drama 'Tamu Bulanannya'
-
Kirim Doa untuk Timnas Futsal Indonesia, Akun Divisi Humas Polri Malah Dirujak Netizen
-
5 Risiko Pakaian Bekas, Ini Peringatan Dokter Penyakit Kulit
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Film 'The Tank': Tank Tempur dan Penjara Jiwa dalam Peperangan
-
5 Lipstik Matte Lokal Murah Meriah, Nyaman Dipakai Seharian