TANTRUM - Isu kebocoran data yang dilakukan oleh hacker Bjorka baru-baru ini membuat kondisi keamanan nasional terganggu. Pemerintah berupaya keras untuk menanggulangi kasus ini dan melindungi data-data yang berkaitan dengan rahasia negara.
Tim peneliti Universitas Indonesia (UI) yang diketuai oleh Prof.Dr-ing.Kalamullah Ramli, M.Eng., merancang Secure HT-Box untuk mengamankan data strategis bangsa Indonesia.
Rektor UI, Prof. Ari Kuncoro mengatakan keluaran dari penelitian ini, selain bertujuan untuk keamanan negara, juga turut serta mewujudkan nilai entrepreneurial university bagi UI, yang mengkolaborasikan ilmu pengetahuan dan penelitian dengan pengembangan teknologi, melahirkan hasil penelitian yang berguna bagi dunia usaha dan dunia industri.
Inovasi Secure HT-Box tersebut terwujud berkat dukungan bantuan hibah dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), lisensi bersama dengan PT Hikari Solusindo Sukses, dan bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
PT Prasimax dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) juga turut berkontribusi mengembangkan inovasi tersebut dalam hal pemasaran dan peningkatan kualitas suara.
Sementara itu Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI, drg. Nurtami menilai bahwa Secure HT-Box berdampak positif dalam keamanan data dalam negeri.
"Selama ini, produk bersandi yang digunakan oleh penyelenggara negara, merupakan produk luar yang rentan terhadap eksploitasi pihak asing. Dengan adanya produk dalam negeri dengan minimal TKDN yang tercapai, kebutuhan negara akan ketersediaan alat komunikasi yang aman dapat terpenuhi, dengan sistem pengamanan data dan informasi yang diproteksi oleh kode keamanan yang handal dan anti-tembus," ujarnya.
Dengan misi agar semua data strategis Negara terjaga secara maksimal, semua dokumen Negara dalam berbagai bentuk dan media komunikasi antarpimpinan Negara serta antaraparatnya perlu dilindungi dengan teknik-teknik pengamanan informasi yang handal dan anti-tembus. Hal tersebut menjadi melatarbelakangi tim peneliti UI mengembangkan alat komunikasi yang aman untuk melindungi data/info strategis Negara.
Secure HT-Box bekerja sebagai plug-in devices, yang mana komponennya terdiri dari handy talkie, hands-free headset, dan voice encryption-decryption module. Suara yang dikeluarkan oleh pengirim akan dienkripsikan oleh voice encryption-decryption module, lalu ditransmisikan oleh handy talkie.
Baca Juga: PPN Perdagangan Melalui Sistem Elektronik Mencapai Rp9,17 triliun.
Kemudian, suara tersebut ditangkap oleh handy talkie penerima agar didekripsikan kembali oleh voice encryption-decryption module, sehingga bisa didengar dengan jelas oleh penerima.
Direktur Inovasi dan Science Techno Park UI, Ahmad Gamal, S.Ars., M.Si., M.U.P., Ph.D., menyatakan bahwa penelitian ini merupakan respons yang bagus terkait dengan isu keamanan data yang terjadi baru-baru ini.
"Ini sejalan dengan UU No.27 tahun 2022 mengenai Perlindungan Data Pribadi, hasil penelitian ini diharapkan mampu melindungi data secara menyeluruh," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Terkini
-
9 Rekomendasi Serum untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas, Bye Kulit Kusam
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Siapa di Balik BEM Bersatu? Mengaku Kelompok Mahasiswa, Tapi Dicap Gaib Oleh Kampus
-
Murid Sekolah Rakyat Lampaui Target, Kemensos Ajukan Tambahan Anggaran hingga Rp8 Triliun
-
Negara Sekarat, Penguasa Khianat! Rezim Prabowo Disebut KKN, Mahasiswa Kepung DPRD Jateng
-
Adu Spek iQOO 15R vs POCO X8 Pro Max, Pilih HP Flagship Killer yang Mana?
-
Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar
-
Serahkan Persoalan Tiyo ke Ranah Pribadi, Mahasiswa UGM Tegaskan Aksi Protes akan Terus Berlanjut
-
Resmi Jadi Raja Gol, Mampukah Messi Lewati Rekor 16 Gol Miroslav Klose di Piala Dunia 2026?
-
Belasan Rumah Terdampak Longsor, 4 Terseret ke Sungai di Indragiri Hilir