TANTRUM - Kota Bandung disebut membutuhkan pahlawan-pahlawan baru. Mereka diperlukan untuk bersama membangun Kota Bandung agar semakin menjadi lebih baik.
Pernyataan tersebut disampaikan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dalam upacara Hari Pahlawan di Balai Kota Bandung, Kamis (10/11).
Menurutnya, pahlawan masa kini bergerak di beragam bidang, mulai dari lingkungan, olahraga, dan sebagainya. Misalnya, pahlawan kebersihan yang diperankan para duta Kang Pisman.
"Lalu ada juga pahlawan olahraga. Kita punya atlet-atlet andalan yang sebentar lagi setelah upacara ini saya akan melepas 21 kontingen cabang olahraga mewakili Kota Bandung ke Porprov Jabar," ucap Yana Mulyana.
Dalam upacara peringatan Hari Pahlawan yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung itu mengusung tema "Pahlawan Teladanku". Yana Mulyana menyampaikan, pentingnya mengingat dan meneladani semangat para pahlawan.
"Hari ini kita memeringati Hari Pahlawan yang merupakan hari penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Pertempuran Surabaya inilah yang menjadi cikal bakal Hari Pahlawan Nasional yang masih kita peringati hingga detik ini," ujar Yana.
Selain itu, Kota Bandung juga memiliki banyak pahlawan seni dan budaya. Salah satunya telah berpulang kemarin sore, Tjetje Hidayat Padmadinata.
Dalam kesempatan ini, sembilan PNS di Pemkot Bandung memperoleh Satyalancana Karya Satya dari Presiden Indonesia.
Satyalancana Karya Satya merupakan tanda kehormatan yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada para PNS yang telah melaksanakan tugasnya dengan menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, kedisiplinan, serta telah bekerja terus-menerus dalam jangka waktu tertentu.
Baca Juga: Awas! Ini 4 Tanda Perselingkuhan Emosional yang Jarang Terdeteksi
Sejumlah PNS yang memperoleh Satyalancana Karya Satya 30 tahun di antaranya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hikmat Ginanjar, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Ronny Ahmad Nurudin, Camat Sukasari, Raden Sarjani Saleh, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Sony Teguh Prasatya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, Eric M Atthauriq.
Sedangkan penerima Satyalancana Karya Satya 20 tahun yaitu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Asep Saeful Gufron.
Untuk penerima Satyalancana Karya Satya 10 tahun di antaranya Guru SMPN 53 Kota Bandung, Neneng Dian Handayani, Kepala Bidang Keluarga Berencana DPPKB, Rosye Arosdiani Apip, dan Auditor Muda Inspektorat, Daerah, Deden Saepudin. Penghargaan tersebut disematkan langsung oleh Wali Kota Bandung.
Selain itu, dalam rangkaian Hari Pahlawan kali ini Pemkot Bandung juga memberikan penghargaan kepada beberapa para anggota LVRI, disabilitas inspiratif, dan para penggerak potensi kesejahteraan sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026