Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Perikanan Indonesia kembali memasok ikan Tuna ke Negeri Sakura, Jepang sebanyak 1 kontainer dengan volume 10,8 ton. Ikan tuna yang ekspor ke Jepang adalah hasil tangkapan nelayan di perairan Maluku.
"Tuna yang diekspor merupakan kualitas grade A dan grade B," kata Direktur Utama PT Perikanan Indonesia Sigit Muhartono dalam keterangan tertulisnya di Surabaya, Jumat.
Adapun tuna yang diekspor yakni Ikan Tuna Loin Natural Beku dengan kapitalisasi senilai 9 Juta yen. Ekspor ini dilakukan oleh salah satu cabang PT Perikanan Indonesia di Ambon, Provinsi Maluku.
Pengiriman tersebut, lanjut dia, diharapkan akan berlanjut pada bulan-bulan berikutnya. PT Perikanan Indonesia berkomitmen untuk selalu melibatkan nelayan di seluruh Indonesia untuk menyuplai kebutuhan pasar luar negeri dan juga domestik.
Sebelumnya, PT Perikanan Indonesia juga mengekspor komoditas yang sama yakni tuna sebanyak 20 ton ke Amerika Serikat pada Juni 2022 dari salah satu Cabang perusahaan di Benoa, Provinsi Bali.
Tuna yang dikirim ke Amerika Serikat berupa ikan tuna yang sudah diproses menjadi tuna saku, tuna steak dan tuna center cut. Ikan tuna ini telah diproses dari raw material menjadi ikan tuna yang memilik nilai tambah (added value). Dengan begitu, nilai jualnya akan lebih tinggi.
Selain itu, kata dia, pada bulan yang sama, PT Perikanan Indonesia Cabang Bitung juga memasok ikan tuna sebanyak 600 kg ke Singapura. Ekspor ini dilakukan untuk memenuhi permintaan dari perusahaan Kida Food Ltd.
Ikan tuna yang diekspor oleh PT Perikanan Indonesia telah lolos quality control dan lolos Food and Drug administration. Sehingga mutu dan kualitas ikan terjamin secara keamanannya.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat nilai ekspor produk perikanan di Indonesia sepanjang Januari-September mencapai US$4,61 miliar atau sekitar Rp71,8 triliun (asumsi kurs Rp15.596). Realisasi eskpor itu mencapai 64,65 persen dari target 2022.
Baca Juga: Indonesia Berpotensi Menjadi Negara Berpendapatan Tinggi
Komoditas utama penyumbang capaian ekspor tersebut meliputi udang, tuna-tongkol-cakalang, cumi-sotong-gurita, rumput laut, dan rajungan-kepiting dengan total nilai US$3,68 miliar atau tumbuh positif 14,48 persen year-on-year (yoy).
Sigit mengatakan, ikan tuna adalah salah satu komoditas favorit yang diimpor oleh perusahaan perikanan di luar negeri.
"Ikan tuna loin merupakan ikan tuna yang sudah diproses sedemikian rupa dari pembekuan, pencucian, pemotongan kepala dan pembuangan kulit dan tulang serta perapihan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek