"Kita mendoakan agar kepemimpinan Presiden Jokowi seorang sahabat yang lebih dari sekedar sahabat, yang saya kenal, tetaplah Joko Widodo sebagai sahabat bagi Partai NasDem," terangnya.
Diketahui, pada perayaan HUT NasDem kali ini, Jokowi tidak hadir. Jokowi sendiri sedang berada di Kamboja mengikuti KTT ASEAN. Selain tidak hadir, ternyata Jokowi juga belum memberikan ucapan selamat ulang tahun untuk NasDem.
“Jujur saja, Pak Jokowi belum sempat mengucapkan itu," ungkap Paloh.
Paloh mengaku, tak mengetahui alasan Jokowi belum mengirimkan video ucapan selamat. Namun, Paloh juga mengerti kesibukan Jokowi.
Sebelumnya, acara diawali dengan pembacaan doa oleh Ketua DPP NasDem Effendi Choiri. Kemudian dilanjutkan dengan pemutaran lagu Indonesia Raya. Disusul dengan mars NasDem. Setelah itu, sambutan dari Ketua HUT NasDem Ahmad Sahroni.
Anies yang menjadi tamu istimewa diberikan kesempatan oleh NasDem untuk berpidato. Dia berpidato sekitar 10 menit. Dalam pidatonya, Anies berterima kasih ke NasDem yang sudah menunjuknya jadi bakal capres. Usai Anies, barulah Surya Paloh yang pidato.
Hubungan Surya Paloh dan Jokowi Retak?
Kondisi ini makin memperlihatkan jika hubungan NasDem dan Jokowi retak. Meskipun tidak terlihat keretakannya, tapi bisa dibaca oleh umum. Misalnya, saat Jokowi menolak pelukan Paloh di acara HUT Golkar. Dia juga menyinggung deklarasi capres yang semborono. Selain itu, Jokowi bicara soal reshuffle usai NasDem deklarasikan Anies.
Ketua DPP NasDem, Sugeng Suparwoto membantah hubungan NasDem dan Jokowi retak. Menurut dia, hubungan antara NasDem, Paloh dan Jokowi baik-baik saja, sekalipun Jokowi tidak hadir bahkan tidak mengucapkan selamat ulang tahun ke NasDem.
Baca Juga: Cerita Dedi Mulyadi Bersama PSK
"Sama sekali tidak (kecewa). Atas kedewasaan kita dalam berinteraksi, baik kapasitas Pak Jokowi sebagai presiden yang diusung oleh NasDem, maupun hubungan personal antara Pak Jokowi dengan Pak Surya Paloh sebagai Ketum NasDem," tukas Sugeng.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menduga, menanggapi hubungan NasDem dengan Jokowi? Paloh telah menyadari Jokowi sedang menjauh dengan partainya.
"Namun, di sisi lain Jokowi tidak punya keberanian mengamputasi NasDem dari kabinet. Bagaimana pun, NasDem punya kekuasaan untuk tetap dipertahankan Pemerintah," tukas Dedi.
Dedi Kurnia Syah mengatakan, ekspresi retaknya hubungan Jokowi ke NasDem mulai banyak mengemuka. Misalnya Jokowi secara terang-terangan melontarkan dukungan ke Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Padahal hanya dua tokoh yang saat ini telah dideklarasikan sebagai capres, Anies dan Prabowo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar