TANTRUM - Pameran Food Africa 2022 diikuti oleh sekitar 30 negara, termasuk Jerman, Italia, Rusia, Turki, Arab Saudi, Malaysia, Pakistan, India, Jepang dan Kuwait dan Indonesia.
Paviliun Indonesia mencatatkan potensi transaksi senilai 13 juta dolar AS atau sekitar Rp203 miliar pada hari pertama keikutsertaan di pameran Food Africa 2022 yang berlangsung pada 5-7 Desember di Kairo, Mesir.
Duta Besar RI untuk Mesir Lutfi Rauf mengatakan, kehadiran Paviliun Indonesia dalam ajang tahunan itu adalah upaya pemerintah untuk meningkatkan kinerja ekspor produk Indonesia, khususnya makanan dan minuman, di kawasan Timur Tengah, Afrika dan kawasan Mediterania.
"Kita berharap para pelaku usaha Indonesia secara berkelanjutan masih dapat mempromosikan produk unggulan Indonesia ke Mesir, meskipun suasana ekonomi global belum stabil, karena pasar Mesir pada dasarnya membutuhkan produk makanan dan minuman, di mana lebih dari 75 persen pangsa pasar ekspor produk Indonesia di Mesir adalah makanan dan minuman," kata Lutfi.
Ia mengatakan, ekspor impor Indonesia dan Mesir selama periode Januari-September 2022 meningkat, sehingga perdagangan kedua negara saling melengkapi dan kerja sama ekonomi terus dibangun.
Atase Perdagangan KBRI Kairo Irman Adi Purwanto Moefthi mengatakan, melalui Food Africa 2022, pemerintah memfasilitasi pengusaha dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Indonesia untuk mempromosikan produk-produk unggulan, seperti produk turunan minyak sawit, kopi, rempah-rempah, saus dan bumbu masakan, minuman kemasan, tanaman herbal, pakan ternak, serta mesin pengolahan sampah industri dan rumah tangga.
Perusahaan Indonesia yang ikut serta dalam Paviliun Indonesia di antaranya adalah PT Selaras Rasakoe Indonesia (produk rempah dan bumbu), PT Mandala Prima Makmur/Prospero Food (cokelat dan kopi), AK Goldenesia (CPO dan turunannya), PT Sumber Kopi Prima (kopi instan Caffino), PT Alam Scientia Asia (bumbu/seasoning & condiment), Nusako, PT Jagad Kelapa Nusantara (minuman air kelapa), PT Chita Agri Indonesia (kopi, kelor, pakan jagung dan mesin pengolahan sampah), PT International Niaga Globalindo (cokelat dan kopi), serta PT Ikafood Putramas (bumbu/seasoning).
Paviliun Indonesia juga dikunjungi oleh Menteri Perdagangan dan Perindustrian Republik Arab Mesir Ahmed Samir, Menteri Suplai dan Perdagangan Dalam Negeri Ali Moselhi, serta Ketua Egyptian-Indonesian Business Council (EIBC) Sherif el Gabali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
FOMO di Kalangan Pelajar: Ancaman Tren Viral Meredupkan Budaya Literasi
-
Gempa Pacitan Robohkan Bangunan Tua hingga Timpa Kafe di Blitar, Ini Penjelasan BPBD
-
Purbaya Mau Ambil PNM, Bos Danantara: Hanya Omon-omon
-
Mengapa Banyak Orang Percaya Elite Global Adalah Reptil?
-
7 Fakta Kebakaran Dua Rumah di Pati, Ternyata Pelakunya Anak Korban
-
Radar Sosial yang Lumpuh: Mengapa Negara Gagal Membaca Isyarat Sunyi YBR?
-
Bukan Soal Talenta, John Herdman Temukan Kegagalan Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert
-
Ingin Kuliah Rasa Luar Negeri di Unhas? Cek Cara Raih 'Golden Ticket' Kelas Internasional 2026
-
Harga Mobil Mazda Terbaru Februari 2026, CX-3 Mulai Berapa?
-
Ramadan 2026 di Arab Saudi Diperkirakan Lebih Sejuk dan Puasa Lebih Singkat