/
Jum'at, 30 Desember 2022 | 09:32 WIB
Rapat bersama Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, di Balai Kota Bandung (Humas Bandung)

TANTRUM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berencana melakukan penataan PKL di basemen alun-alun dan Jalan Sumatera mulai awal tahun 2023. Penataan PKL ditargetkan selesai sebelum Ramadan

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan, jika penataan bisa selesai sebelum momentum Ramadan, maka peningkatan omzet para PKL diharapkan akan semakin meningkat.

"Kalau bisa selesai sebelum puasa, tentu akan sangat terasa buat para pedagang. Kemungkinan dengan penataan ini bisa menunjang peningkatan omzet. Mereka juga akan senang," ujar Yana saat rapat di Balai Kota Bandung, Kamis 29 Desember 2022.

Ia berpesan agar aksesibilitas pengunjung lebih dipermudah terutama di basemen alun-alun.

"Memang ada kekhawatiran soal infrastruktur penunjang di basemen alun-alun, tapi itu akan kita benahi bersama seperti sirkulasi udara, listrik yang akan dipasang meteran sendiri agar pedagang tidak mengambil aliran listrik dari masjid, dan saluran pembuangan," jelasnya.

Maka dari itu, Yana mengimbau agar penataan di Jalan Sumatera bisa didahulukan sembari melengkapi infrastruktur penunjang lainnya.

Tak hanya itu, Yana juga menyampaikan, dalam waktu dekat, Masjid Raya Alun-alun ini akan menjadi Masjid Raya milik Kota Bandung. 

"Karena besok Jabar sudah punya Al Jabbar dan kami pun sudah mengajukan ke Pak Gubernur agar Masjid Raya kembali lagi ke Pemkot Bandung," ungkapnya.

Sementara itu, Perwakilan PT. Mayora, Sumanta menyambut baik kerja sama yang dilakukan bersama Pemkot Bandung.

Baca Juga: Franz Beckenbauer Mengenang Pele, Dunia Kehilangan Pemain Terhebatnya

"Setelah pertemuan ini, kami akan segera jalankan penataan di awal tahun depan. Target kami sebelum bulan puasa sudah selesai. Agar saat Ramadan nanti sudah bisa digunakan para PKL," jelas Sumanta.

Tak hanya menata lokasi PKL, pihaknya pun akan menyediakan sarana pendukung seperti apar dan grease trap untuk penyaringan lemak dari hasil kuliner.

"Pemasangan grease trap juga sudah kita pikirkan. Ini berguna untuk menyaring minyak serta sampah padat supaya tidak mengalir masuk ke saluran pembuangan. Sehingga mencegah terjadinya penyumbatan pipa saluran dan pencemaran lingkungan," paparnya.

Sedangkan di Jalan Sumatera, pihaknya akan memperbaiki saluran air agar bisa mengalir lebih lancar.

"Kita juga akan menempatkan toilet portabel," imbuhnya.

Sedangkan Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang (Ciptabintar) Kota Bandung, Bambang Suhari menuturkan beberapa fokus penataan basement alun-alun di antaranya penerangan, sirkulasi udara, suasana parkiran yang tersembunyi dan tidak terawat.

Load More