TANTRUM - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) menyatakan telah melampaui target produksi muatan tol laut pada 2022 yang tercapai 14.508 TEUs atau 115,86 persen di atas target 12.521 TEUs.
Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PT PELNI Yossianis Marciano mengaku, optimis produksi tol laut pada 2023 juga akan meningkat sehingga targetnya dinaikkan sebesar 21 persen.
"Dengan dukungan dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Perdagangan dan pemerintah daerah, kami optimis dengan menaikkan target hingga 21 persen dari target tahun lalu," kata Yossianis.
Menurut dia, dengan adanya total 39 trayek yang sebelumnya hanya ada 33 diharapkan kedepannya produksi tol laut akan terus meningkat.
"Harapannya dari sisi transportasi dan distribusi dapat lebih lancar untuk menjangkau seluruh masyarakat," kata dia.
Sementara, muatan yang menggunakan KM Kendhaga Nusantara 7, lanjutnya, pada pelayaran perdana pada 2023 tersebut sudah terisi penuh dengan barang kebutuhan seperti beras, terigu, gula, minyak dan barang penting lainnya dengan rute Surabaya - Larantuka - Lewoleba - Kalabahi - Surabaya.
Direktur Lalu Lintas Dan Angkutan Laut Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI Hendri Ginting menambahkan, disparitas harga menurut Kementerian Perdagangan juga sudah ada 40 persen, 30 persen dan 20 persen, yang artinya negara telah hadir.
"Negara hadir, sehingga kebutuhan Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) di tiga daerah tertinggal, terdepan, terluar dan perbatasan (3TP) terpenuhi," ujarnya.
Staf Khusus Menteri Perhubungan RI Buyung Lalana mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen bangsa terutama pelaku tol laut dan pemerintah daerah atas dukungan program tol laut sehingga dapat berkesinambungan.
Baca Juga: Kronologi Kasus Wanita Ketahuan Bikin Laporan Palsu Suami Hilang, Sempat Curhat Ditertawakan Polisi
"Terutama di tiga daerah tertinggal, terdepan, terluar dan perbatasan (3TP), semoga di tahun 2023 akan semakin dinamis, di mana pemerintah pusat hadir di daerah-daerah tersebut," kata purnawirawan perwira tinggi TNI-AL tersebut.
Sebagai bentuk evaluasi ke depan, semua pihak harus saling bekerjasama secara harmonis serta pemerintah di 3TP harus mengerti betul potensi daerahnya.
"Dengan begitu, muatan baliknya bisa dikirim ke terutama Pulau Jawa," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja
-
Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai
-
PMGO 2026 di Jakarta Jadi Sorotan Dunia, Indonesia Dibidik sebagai Hub Esports Global
-
15 Ton Sampah Diangkat di Sungai Cibanten, Kota Serang Waspada Ancaman Banjir
-
Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis
-
Tak Cukup Skincare, Kolagen Jadi Kunci Kulit Sehat dan Awet Muda dari Dalam
-
Wali Kota Sukabumi Pastikan P2RW Berlanjut dan Honor RT-RW Tepat Waktu
-
Tumbuhkan Kesadaran Ekologis, Taj Yasin Ajak Ratusan Santri Tanam Mangrove di Rembang
-
Aksi Gacor Joe Taslim di Mortal Kombat: Lagi Tayang di Netflix, Wajib Tonton Akhir Pekan Ini!
-
Incar Kos-kosan saat Subuh, Komplotan Maling Motor di Cimahi Putus Soket Pakai Gunting Khusus