TANTRUM - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menginisiasi kerja sama dengan Google Indonesia guna mendorong peningkatan kinerja perdagangan digital, khususnya niaga elektronik (e-commerce) dan penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).
"Dalam upaya mendorong kinerja perdagangan digital, khususnya e-commerce, tentunya membutuhkan kerja sama dan kolaborasi konkret dengan para pemangku kepentingan seperti Google Indonesia," kata Kepala Badan Kebijakan Perdagangan Kasan.
Kasan menyampaikan pemerintah khususnya Kementerian Perdagangan perlu bekerja sama dengan Google sebagai perusahaan teknologi informasi berskala internasional dalam mengembangkan ekosistem perdagangan digital Indonesia. Google memiliki big data ekonomi digital dan secara rutin merilis laporan e-Conomy SEA Report sejak 2016.
"Ini dapat menjadi salah satu sumber informasi penting bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan. Kerja sama pemanfaatan alat analisis, data dan laporan Google, serta pelatihan menjadi fokus Kementerian Perdagangan pada 2023," ujar Kasan.
Kasan melanjutkan kerja sama peningkatan kapasitas SDM dan pemanfaatan teknologi serta alat analisis Google diharapkan dapat mendukung Kementerian Perdagangan dalam menghasilkan rumusan kebijakan yang sesuai dengan tren dan perkembangan perdagangan digital.
"Saya memberikan apresiasi kepada Google Indonesia atas kesempatan ini dan berharap informasi yang diperoleh peserta dapat diimplementasikan di Kementerian Perdagangan untuk mendorong kontribusi perdagangan digital dan memberikan manfaat bagi pelaku usaha, khususnya UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah)," ujarnya.
Direktur Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik Google Indonesia Putri Alam menyambut baik inisiatif kerja sama Kementerian Perdagangan dengan Google Indonesia.
Program Google Indonesia terkait perdagangan antara lain mendukung pengembangan bisnis lokal dan UMKM, serta mendukung riset di bidang ekonomi digital.
"Harapannya melalui berbagai program, Google Indonesia dapat terus berkolaborasi dengan pemerintah dan dunia usaha agar bisa meningkatkan daya saing usaha di Indonesia," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Fokus Pemulihan Kesehatan, Moka ILLIT Kembali Hiatus dari Kegiatan Grup
-
Kisah Gila Dennis Dargahi: Tes DNA Hingga Ganti Nama Demi Bela Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
-
Predisi Skor Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Akankah Harley-Davidson 40 Jutaan Beredar Global Termasuk ke Indonesia?
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis
-
Fakta Menarik Trofi Emas Piala Dunia: Pernah Dicuri, Bukan Milik Sang Juara
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Tecno Spark 50 Pro Hadir Bawa Sensor Sony LYTIA 600, Siap Gebrak Pasar Indonesia
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil