TANTRUM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menjalin kolaborasi dengan PT Bio Farma (Persero) selaku holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Farmasi untuk membangun ekosistem healthcare.
Kedua perusahaan ini tengah membangun ekosistem dengan mengembangkan platform Medbiz, yaitu marketplace end-to-end distribusi obat-obatan dan alat kesehatan yang ditujukan bagi peritel agar terhubung dengan multi distributor atau penjuak di bidang farmasi.
Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI Amam Sukriyanto mengungkapkan kerja sama ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk mengakses berbagai kebutuhan di bidang kesehatan.
“Dengan kemudahan transaksi, semua sudah bisa dilakukan serba non tunai, sehingga lebih efektif dan efisien. Selain itu, fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk peritel ini juga turut mendongkrak para pelaku usaha atau UMKM,” ujar Amam.
Melalui Medbiz Card yang disediakan BRI, nasabah dapat melakukan transaksi dengan limit hingga Rp 200 juta. Diharapkan layanan perbankan BRI mampu menjadi pilihan bagi mitra Medbiz yang hendak melakukan pembelian produk kesehatan melalui MedBiz, sejalan dengan beragam promosi yang ditawarkan.
BRI berperan sebagai bank penyedia sistem pembayaran di platform Medbiz, seperti Medbizcard, fitur pembayaran BRIVA, pembayaran menggunakan paylater Ceria, dan pembiayaan melalui distributor financing.
Ceria merupakan layanan pinjaman digital yang memberikan kemudahan untuk pembiayaan transaksi melalui e-Commerce dengan limit hingga Rp 20 juta dan proses hanya dalam waktu kurang dari 10 menit.
“BRI bersama Bio Farma juga fokus dalam membina UMKM melalui pemberian pembiayaan kepada pelaku usaha di sektor farmasi dan kesehatan,” kata Amam.
Ia menegaskan, semua kerja sama ini, terintegrasi secara sistem sehingga memberikan aksesibilitas dan kemudahan bagi masyarakat untuk memanfaatkan layanan keuangan dari BRI dan kemudahan mengakses layanan kesehatan.
Baca Juga: Ada Marselino Ferdinan, KMSK Deinze Janji Kasih Tontonan Menarik untuk Publik Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
BRI RO Denpasar Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Klasterisasi dan Desa Brilian
-
KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya
-
Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan
-
'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel
-
Taeyong NCT Luapkan Insting, Ambisi, dan Kebebasan Artistik di Lagu WYLD
-
Tak Hanya Asus, Lenovo Juga Kenalkan Laptop Tipis Pesaing MacBook Neo
-
Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid
-
Apakah Hellyana Masih Bisa Menjabat sebagai Wagub Babel Usai Divonis Penjara?
-
Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'