TANTRUM - Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) melakukan pengkajian mengenai pengembangan Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara.
Kepala BPIW Rachman Arief Dienaputra mengatakan, pihaknya akan membantu menyelesaikan masalah di daerah tersebut dengan mengirim tim ke lapangan.
“Nantinya akan dilakukan kajian mengenai pengembangan Kota Tanjung Balai, termasuk pengecekan ke lapangan terkait beberapa hal, seperti kondisi jalan nasional dan kemudian sungainya seperti apa,” ujar Arief dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Dari hasil pengamatan di lapangan, maka dapat diketahui secara jelas potensi dan permasalahan wilayah, serta rumusan kebutuhan pengembangan infrastruktur wilayah.
Kota Tanjungbalai merupakan salah satu kota tua di Provinsi Sumatera Utara, yang berada di muara Sungai Asahan, memiliki fasilitas penting seperti Pelabuhan Pengumpul Teluk Nibung dan Stasiun Kereta Api, serta potensi pengembangan pada sektor perikanan.
Kemudian rencana pembangunan Long River Tabayang yang diharapkan dapat mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba.
Konsep perencanaan kawasan Long River Tabayang yakni modernisasi tata ruang dan tata bangunan kawasan, kearifan lokal sebagai ruh kawasan dan level up budaya lokal, dan potensi lingkungan dan sumber daya air (SDA) sebagai aktivitas rekreasional.
Dukungan untuk long river ini diharapkan, setidaknya berupa pembangunan jalan menuju long river dan pengerukan pasir untuk mengurangi sedimentasi pasir yang ada di sungai.
Kementerian PUPR mengoptimalkan pembangunan infrastruktur dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi daerah dan tetap memprioritaskan pemanfaatan pembangunan infrastruktur yang sudah dibangun, yaitu melalui Operasi, Pemeliharaan, Optimalisasi dan Rehabilitasi (OPOR).
Baca Juga: Rangkuman Hasil NBA: New York Knicks Balik Taklukkan Philadelphia 76ers
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel