TANTRUM - Departemen Pertahanan Nasional Filipina dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Dirgantara Indonesia menandatangani kontrak pengadaan enam unit pesawat NC212i (Light Lift Fixed-Wing Aircraft) beserta suku cadangnya, yang diperuntukkan bagi Angkatan Udara Filipina.
Wakil Kepala Perwakilan RI menyampaikan, penandatanganan kontrak tersebut mencerminkan kepercayaan pemerintah Filipina, khususnya Departemen Pertahanan Nasional Filipina, kepada produk alutsista Indonesia yang dinilai memiliki keunggulan dalam hal teknologi maupun layanan purna jual.
Selain memenangi kontrak tersebut, PTDI juga telah memperoleh kontrak perawatan NC212i Angkatan Udara Filipina yang dibeli dari PTDI pada 2014 lalu.
Perawatan pesawat dimaksud akan dilaksanakan di PTDI Bandung untuk dua pesawat. Kontrak dimaksud sudah ditandatangani dan direncanakan ferry flight pada pekan keempat April 2023.
Indar Atmoko selaku Group Head Commercial PTDI menyampaikan bahwa pengadaan enam unit NC212i ini adalah kelanjutan dari pengadaan dua unit sebelumnya pada 2014.
”Ini mengindikasikan bahwa produk kita secara kualitas diterima oleh pelanggan, yaitu Philippines Air Force, dalam mendukung operasi misi mereka,” kata Indar.
Dengan capaian itu, menurut dia, PTDI dapat turut berpartisipasi dalam meningkatkan kerja sama keamanan dan pertahanan wilayah Asia Tenggara, yang sudah terjalin cukup baik antara kementerian pertahanan Indonesia dan Filipina.
PTDI menyatakan selalu siap menjadi penyedia kebutuhan alutsista lainnya untuk Filipina.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Duta Besar RI di Manila beserta jajarannya, yang terus selalu memberikan saran kepada tim kami selama melakukan kegiatan di Manila. Semoga kerja sama ini terus terjalin untuk capaian-capaian di masa mendatang sehingga produk industri pertahanan kita semakin dikenal dan dipakai oleh dunia,” ujar Indar.
Baca Juga: Sugeng Riyadi! 25 Ucapan Idul Fitri 2023 Bahasa Jawa, Cocok untuk Dikirim ke Keluarga di Kampung
Tahun lalu ketika berkunjung ke Jakarta, Presiden Filipina Marcos Jr. dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo telah menyampaikan komitmennya untuk segera menuntaskan proses pengadaan pesawat militer.
Kemudian pada 13 April 2023, PTDI telah memenuhi undangan dari Departemen Pertahanan Nasional Filipina untuk melakukan tanda tangan kontrak pengadaan pesawat tersebut.
Selain PTDI, beberapa BUMN Indonesia yang berhasil memasuki pasar Filipina dan memenangi proyek-proyek pengadaan di sektor transportasi publik, infrastruktur, dan pertahanan antara lain PT INKA, PT WIKA, PT LEN Railway Systems, dan PT PAL.
Kontrak tersebut ditandatangani oleh Group Head of Commercial PTDI Indar Atmoko dan disaksikan oleh Engr. Samuel A Castro yang mewakili Kementerian Pertahanan Nasional Filipina, di Departemen Pertahanan Nasional Filipina, Kota Quezon pada Kamis (13/4).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran
-
Akses Ditutup Ahli Waris, 8 Ruang Kelasa di SDN Bunisari Tak Bisa Dipakai
-
Pejabat Imigrasi Kepri dan Batam Dicopot Imbas Skandal Pungli
-
Bukan Sekadar Rumah Adat Dayak, Radakng Samilik Dibangun Rp1,5 Miliar, Ini Keunikannya
-
Prabowo Bertemu Putin di Moskow, Kedua Negara Bahas Penguatan Kemitraan Strategis
-
Sisi Gelap Bertahan dalam Luka yang Digambarkan Lagu Berkaca-kaca
-
Tak Dilibatkan Urus Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Ahmad Dhani Akui Cuma Diminta Sumbangan
-
TPPD Jateng Ingatkan Anak Muda Jangan Terkecoh Konten Medsos: Kinerja Pemerintah Harus Berbasis Data