TANTRUM - Pendaftaran bakal calon anggota DPR RI dibuka pada hari Senin (1/5), terdapat dua partai politik yang telah mendaftarkan bakal caleg-nya, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Hanura. Hari ini PDIP mendaftarkan calegnya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebutkan 48 persen dari 580 bakal calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari partainya merupakan kader muda atau berusia di bawah 45 tahun.
"Mengingat partai juga melalukan kaderisasi secara sistematis, dari kalangan muda di bawah usia 45 tahun ada sekitar 48 persen. Jadi, di bawah usia 45 tahun ada 48 persen, sebagai komitmen bagi PDI Perjuangan," kata Hasto.
Hasto mengatakan, kader muda partai banteng moncong putih itu tetap menjalani proses kaderisasi secara berjenjang guna memahami fungsi dewan perwakilan rakyat sebelum mereka didaftarkan sebagai bakal caleg DPR RI.
"Tugas sebagai anggota dewan dipersiapkan untuk memahami fungsi legislasi, anggaran, pengawasan, fungsi representasi; sehingga tidak hanya orang muda yang dicalonkan, tetapi mereka yang memang telah dipersiapkan," kata Hasto.
PDI Perjuangan, katanya, yang memiliki konsentrasi di sektor pertahanan, juga memasukkan beberapa tokoh berlatar belakang militer dan sosok dari kepolisian sebagai bakal caleg DPR RI. Selain dari sisi TNI dan Polri, PDI Perjuangan menyertakan nama pakar pertanian, lingkungan hidup, dokter, ahli kesehatan, dan ahli hukum sebagai bakal caleg DPR RI untuk Pemilu 2024.
Hasto bahkan menyebut ada sosok pakar geologi sebagai bakal caleg DPR RI dari PDI Perjuangan, yakni Surono atau yang dikenal Mbah Rono. Masuknya nama Mbah Rono itu karena Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sangat perhatian terhadap isu pencegahan bencana.
"Dari akademisi, direkrut beberapa pakar, pakar pertanian, lingkungan hidup, dan ada dari insinyur, dokter, ahli kesehatan, kemudian reformasi penguasaan teknologi, itu bergabung di PDI Perjuangan; juga ada diplomat, dari ahli pertahanan, ahli hukum. Ada Mbah Rono yang dikenal pakar geologi karena Ibu Megawati menaruh perhatian yang begitu serius terkait mitigasi bencana," ujar Hasto.
Baca Juga: 7 Fakta Terbaru Anak Buah Nekat Mutilasi dan Cor Jasad Bos Depo Air Isi Ulang
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Imbas Tabrakan KRL dengan KA Agro Bromo Anggrek, Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara
-
Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu
-
Momen Dramatis Evakuasi Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur
-
Kisah Kangen Band Diangkat ke Layar Lebar Lewat Film Mencari Yolanda
-
Potret Ngeri Tabrakan KA Argo Bromo-KRL, Gerbong Ringsek
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya