TANTRUM - Perusahaan minyak dan gas, PT Saka Energi Indonesia (PGN Saka), yang merupakan afiliasi PGN Subholding Gas Pertamina, bakal segera mengeksplorasi potensi minyak dan gas bumi di Wilayah Kerja Sangkar, yang berlokasi di lautan dan daratan Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Direktur Utama PGN Saka Avep Disasmita mengatakan, pihaknya dan SKK Migas telah menandatangani kontrak bagi hasil WK Sangkar yang merupakan hasil lelang penawaran langsung tahap II tahun 2022.
WK Sangkar diperkirakan memiliki sumber daya minyak sebesar 130 juta barel (MMBO) dan gas 300 miliar kaki kubik (BCF), sehingga diharapkan dapat menambah portofolio PGN Saka dan juga negara.
PGN Saka melalui PT Saka Eksplorasi Timur, akan melakukan eksplorasi dan eksploitasi migas di WK Sangkar dengan area seluas 8.122,58 kilometer persegi.
Total investasi komitmen pasti selama tiga tahun pertama masa eksplorasi sebesar tiga juta dolar AS yang meliputi kegiatan studi G&G dan akuisisi data seismik 3D seluas 150 kilometer persegi.
"Pemerintah Indonesia terus berupaya mendukung pengembangan kegiatan hulu migas dengan terus melakukan improvement dalam sistem pengelolaan migas, sehingga dapat meningkatkan keyakinan investor dalam melakukan investasi," ujar Tutuka.
Lokasi prospek dan lead yang terdapat di area Offshore WK Sangkar berdekatan dengan area prospek WK Pangkah yang saat ini dioperasikan 100 persen oleh PGN Saka.
Proses akuisisi WK Sangkar didapat melalui mekanisme penawaran langsung yang dimulai dengan evaluasi joint study agreement (JSA) antara PGN Saka dan pemerintah.
Kemudian, PGN Saka mengikuti lelang penawaran langsung WK Migas sebelum akhirnya di-award ke PT Saka Eksplorasi Timur pada 22 Februari 2023.
Baca Juga: Intip Fasilitas Mewah Pulau Kaliage Milik Surya Paloh, Tempat Koalisi Anies Baswedan Berkumpul
"SKK Migas siap untuk mendukung upaya-upaya KKKS dalam mengelola wilayah kerja dan mempercepat proses eksplorasi," ujar Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto.
Avep menambahkan WK Sangkar diharapkan dapat terintegrasi dengan fasilitas PGN Saka saat ini yaitu WK Pangkah dan WK Muriah, yang juga melanjutkan kinerja positif setelah mencatat pencapaian produksi 109 persen sepanjang 2022.
Selain upaya penambahan eksplorasi, salah satu pendukung operasional PGN Saka saat ini adalah optimalisasi drilling Pertamina smooth fluid sebagai bentuk nyata antara Subholding Pertamina.
Smooth fluid digunakan sebagai bahan dasar lumpur pengeboran oil based mud untuk pengeboran pengembangan Lapangan Sidayu, WK Pangkah.
Produk smooth fluid merupakan produksi dalam negeri yang terbukti kualitasnya, sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam aplikasi pengeboran.
"Penambahan aset eksplorasi juga kami harapkan dapat memberikan hasil yang positif untuk pemenuhan energi di Indonesia dan pencapaian target lifting pemerintah. Di sisi lain, kami senantiasa memperhatikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar wilayah operasi," kata Direktur PT Saka Eksplorasi Timur Heri Suryanto.
Penandatanganan kontrak, yang turut disaksikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji tersebut berlangsung di Jakarta, Selasa (30/5).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement