TANTRUM - Hasil survei Polmatrix yang dilakukan pada 15 hingga 21 Juli 2023 menunjukkan bahwa sebanyak 81,4 persen responden merasa puas dengan kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo yang terus mengalami peningkatan sepanjang paruh awal 2023.
Survei Polmatrix Indonesia dilakukan pada 15-21 Juli 2023 kepada 2.000 responden mewakili 34 provinsi. Metode survei adalah multistage random sampling (acak bertingkat) dengan margin of error survei sebesar plus minus 2,2 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia Dendik Rulianto menjelaskan pada kalangan yang menyatakan puas, sebanyak 8,6 persen di antaranya bahkan merasa sangat puas, sementara 16,9 persen menyatakan tidak puas, 1,0 persen sangat tidak puas, dan sisanya 1,7 persen menyatakan tidak tahu atau tidak jawab.
"Tingginya tingkat kepuasan publik menjelang berakhirnya masa pemerintahan Jokowi periode kedua menjadi fenomena yang belum pernah terjadi sebelumnya," ujar Dendik dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Ia menilai Presiden Jokowi berhasil menyampaikan program dan kebijakan yang berbuah pada kepuasan publik yang sangat tinggi. Namun, karena batasan konstitusi yang mengamanatkan periodisasi jabatan presiden, Jokowi harus berhenti usai Pemilu 2024.
Tingginya tingkat kepuasan publik menyiratkan tingginya pula harapan terhadap kepemimpinan nasional selanjutnya karena publik menginginkan capres-cawapres yang bisa melanjutkan program-program Jokowi, alih-alih mengubah arah kemajuan yang telah dicapai.
"Tingginya tingkat kepuasan publik mencapai 81,4 persen menunjukkan bahwa publik menginginkan capres yang dapat melanjutkan program-program Jokowi,” tambahnya.
Koreksi dan perbaikan tentu saja mungkin dilakukan, tetapi publik menilai kepemimpinan Presiden Jokowi telah berada pada jalur yang tepat. Tidak hanya itu, tingkat kepuasan publik terhadap Jokowi mencapai rekor tertinggi setelah beberapa waktu sebelumnya menembus batas psikologis di atas 80 persen.
"Tingkat kepuasan tersebut bergerak naik secara konsisten sejak awal tahun," kata Dendik.
Baca Juga: Obral Tiket Surga Rp10 Ribu, 6 Aliran Sesat di Indonesia dengan Ajaran Nyeleneh Selain Al Zaytun
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting