Diundang ke podcast Melaney Ricardo, Yadi Sembako menceritakan soal kasus dugaan penipuan yang menjerat dirinya.
Berat menjalani kasus ini, pemilik nama asli Suryadi Ishaq itu masih tak habis pikir dengan ada yang menuding musibah yang menimpanya adalah settingan atau rekayasa demi menaikan namanya lagi.
"Aku liat komen-komen masih ada yang bilang settingan. Apa yang mau disettingin? Nyalon aja enggak, jadi Lurah juga enggak," kata Yadi Sembako dikutip pada Jumat, (20/10/2023).
Yadi pun menyebut bahwa tidak ada yang bisa dibanggakan jika namanya kembali top berkat kasus penipuan. Justru ia akan merasa malu.
"Ada emang yang begitu (bilang yang tidak benar). Biar nama lu naik lagi... kalau kebaikan, prestasi... lah ini kasusnya beda. Saya pun malu kalau ngetop, orang kenal lagi dengan kasus seperti ini,” kata Yadi Sembako.
Di sisi lain, Yadi Sembako bersyukur karena di tengah beratnya kasus yang dijalaninya, keluarga tetap ada mendukungnya.
“Alhamdulillah keluarga nguatin. Jadi aku bisa sedikit... ustaz, keluarga aku bilang, 'apa yang terjadi sekarang ikhlasin'. Ikhlas itu sulit tapi kalau ikhlas apapun yang belum terungkap akan terungkap. Walaupun berat karena ini nama baik," kata Yadi Sembako.
Sebelumnya, Yadi Sembako telah dilaporkan ke Polres Tangerang Selatan oleh Muhammad Adri Permana pada Selasa, 12 September 2023.
Sosok Muhammad Adri Permana sendiri merupakan EO yang diajak oleh Yadi Sembako dan Gus Anom pada agenda pesta rakyat yang dilaksanakan perusahaan PT Gudang Artis pada Agustus 2023 lalu.
Baca Juga: Dinilai Bupati Tak Kontribusi, PetroChina Beri Bukti Berdayakan Kawasan Wisata di Tanjung Jabung
Pihak EO mengklaim telah menerima cek dengan nilai sekitar Rp 198 juta dari Yadi Sembako. Tapi, mereka menyebut apa yang diberikan Yadi sebagai cek kosong dan tidak bisa dicairkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati