Sosok Ketua MK Anwar Usman kembali menjadi sorotan setelah dilaporkan ke KPK atas dugaan adanya kolusi dan nepotisme dalam putusan gugatan batas usia capres-cawapres oleh Mahkamah Konstitusi (MK).
Anwar Usman berperan membacakan putusan dalam sidang yang digelar pada 16 Oktober 2023. Saat itu MK mengabulkan permohonan soal usia minimal capres-cawapres yang awalnya 40 tahun, menjadi 30 tahun.
Atas putusan tersebut, Anwar Usman dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Tim Pembela Demokrasi Indonesia dan Persatuan Advokat Nusantara. Selain Anwar Usman, ada juga Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep yang ikut dilaporkan.
Sekelumit fakta tentang Anwar Usman, dia diketahui memiliki hubungan keluarga dengan Presiden Joko Widodo. Untuk yang belum tahu, berikut fakta menarik Anwar Usman.
1. Adik Ipar Presiden Joko Widodo
Pada Mei 2022, Anwar Usman menikah dengan Idayati yang merupakan adik kandung Joko Widodo. Dengan begitu, Anwar Usman kini berstatus sebagai adik ipar Presiden Joko Widodo.
Hal tersebut sempat menimbulkan kontroversi kalau pernikahan itu dianggap sebagai kawin politik. Tak sampai setahun kemudian, pada Maret 2023, Anwar Usman terpilih kembali jadi Ketua MK.
Enggan rumor beredar luas, Anwar Usman pun menegaskan dirinya tetap independen sebagai hakim. Penegasan itu dia disampaikannya usai pengambilan sumpah jabatan yang dilakukan di Gedung Mahkamah Kosntitusi Jakarta.
Sebelum menikah dengan Idayati, Anwar Usman pernikah membina rumah tangga dengan seorang perempuan bernama Suhada. Mereka dikaruniai tiga buah hati saat menikah, yakni Kurniati Anwar, Khairil Anwar, serta Sheila Anwar.
Baca Juga: Apa itu Supervisi? Permintaan Polda ke KPK soal Kasus Pemerasan SYL
Suhada meninggal lebih dulu pada 2021 lalu. Setahun kemudian, Anwar Usman baru menikah lagi dengan Idayati.
2. Paman Gibran Rakabuming Raka
Pernikahan Anwar Usman dengan Idayati tak hanya membuatnya menjadi adik ipar Presiden Joko Widodo, tapi juga membuatnya menjadi paman Gibran Rakabuming Raka.
Status sebagai paman Gibran juga yang membuat putusan Anwar Usman soal gugatan usia minimal capres-cawapres menjadi perbincangan hangat dan berujung laporan ke KPK.
3. Kekayaan Anwar Usman
Anwar Usman diketahui memiliki jumlah kekayaan yang cukup banyak. Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara Elektronik (e-LHKPN) dari laman KPK per 31 Desember 2017 mencatat harta Anwar Usman mencapai Rp 4,8 miliar (Rp4.899.659.000).
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan