Suara.com - Pemerintah terus mengakselerasi pemulihan pascabencana Sumatra. Salah satunya melalui penyaluran santunan duka untuk ahli waris korban meninggal dunia dan korban luka berat.
Tercatat hingga saat ini sebanyak 990 ahli waris korban meninggal akibat bencana di tiga provinsi tersebut telah menerima santunan dengan total nilai bantuan Rp14.850.000.000.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa santunan ini merupakan salah satu upaya pemulihan korban bencana pada masa rehabilitasi dan rekontruksi.
“Hampir seribu sudah yang diterima oleh para ahli waris di semua provinsi sesuai data yang diajukan kepada kami oleh bupati atau wali kota,” kata Gus Ipul saat Press Release Progress Percepatan Rehabilitasi Rekontruksi Pascabencana Sumatera di Ruang Sasana Bakti Praja Lantai 3, Kemendagri, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Nilai santunan yang diberikan sebesar Rp15 juta untuk korban meninggal dunia, dan Rp5 juta untuk korban luka berat.
Disamping santunan, Kemensos juga memberikan bantuan isian hunian rumah sebesar Rp3 juta per keluarga, kemudian bantuan pemulihan ekonomi dalam rangka pemberdayaan masyarakat sebesar Rp5 juta per keluarga, dan bantuan jaminan hidup sebesar Rp450 ribu per orang per bulan selama tiga bulan.
Gus Ipul menjelaskan semua bantuan yang disalurkan tersebut melalui mekanisme lintas Kementerian/Lembaga, dimulai dari BNPB, pemerintah daerah, Kemendagri, hingga disalurkan oleh Kemensos.
“Tentu datanya pertama-tama memang data pertama disajikan oleh BNPB, kemudian ditetapkan oleh Bupati Wali Kota, dan dibawa terus ke Kementerian Dalam Negeri untuk disetujui oleh Menteri Dalam Negeri. Selanjutnya kami kemudian proses menyalurkan kepada nama-nama yang sudah tertera dalam SK Bupati maupun Wali Kota, karena dalam SK tersebut sudah tercantum By Name By Address nya,” jelas Gus Ipul.
Setelah proses penyaluran, Kemensos juga akan melakukan pendampingan dan monitoring dalam pemanfaatan bantuan, supaya bantuan bisa efektif untuk membantu pemulihan korban yang terdampak bencana.
Baca Juga: Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
Dalam waktu dekat, Kemensos akan menyalurkan bantuan jaminan hidup di empat Kabupaten/Kota. Yakni Kabupaten Baner Meriah dan Aceh tengah, Provinsi Aceh, serta Kota Padangsidempuan dan Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Utara. Bantuan akan disalurkan kepada 19.129 jiwa, dengan total nilai Rp25.824.150.000.
“Kita sudah siapkan skema-skema untuk penyaluran bantuan ini, pada dasarnya kita sudah siap. Insya Allah pada minggu ini juga kami akan menyalurkan bantuan sosial untuk jadub di empat kabupaten/kota,” ujar Gus Ipul.
Kemensos akan terus berkoordinasi dengan BNPB dan pemerintah daerah dalam rangka percepatan pemulihan pascabencana Sumatra.
“Nah tentu kami ke depan terus akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan percepatan-percepatan data ini, tetapi dengan tetap hati-hati, dengan tetap prudent supaya diterima oleh mereka yang benar-benar berhak,” pungkasnya. ***
Berita Terkait
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Mendagri Instruksikan Percepatan Pemindahan Pengungsi Bencana Sumatra ke Hunian Layak
-
Gus Ipul Sebut Dukungan Polri Percepat Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Rakyat
-
Cek Bansos Kemensos di Link Ini, Bantuan Awal Tahun 2026 Siap Dicairkan Bisa Dapat Rp2,7 Juta
-
Korban Bencana Sumatra Dapat Kompensasi hingga Rp 60 Juta Lebih, Ini Rinciannya
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci